BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Koops Habema Buka Suara soal Insiden Tembagapura, Tegaskan Tak Ada Penembakan Warga Sipil

gusWedha - Sabtu, 16 Mei 2026 14:41 WIB
Koops Habema Buka Suara soal Insiden Tembagapura, Tegaskan Tak Ada Penembakan Warga Sipil
Koops Habema Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Nalince Wamang. (Foto: Dok.PuspenTNI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Koops Habema angkat bicara terkait insiden penembakan yang menewaskan seorang remaja perempuan bernama Nalince Wamang (17) di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, pada 7 Mei 2026.

Kepala Penerangan TNI Koops Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menyebut korban saat kejadian tengah beraktivitas mencari nafkah bersama keluarganya.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhumah," ujar Wirya dalam keterangannya.

Baca Juga:

Namun, Koops Habema menegaskan tidak ada tindakan penembakan terhadap warga sipil sebagaimana yang beredar di sejumlah informasi. Pihak TNI menyebut justru melakukan upaya evakuasi medis terhadap korban.

"Personel di lapangan melakukan evakuasi secepat mungkin ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

TNI juga membantah tuduhan bahwa ada tindakan penembakan yang dilakukan aparat terhadap korban. Jenazah almarhumah, kata dia, telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Wirya menambahkan, saat kejadian personel TNI tengah melakukan kegiatan aklimatisasi di area latihan. Ketika terdengar suara tembakan, personel bergerak menuju lokasi sesuai prosedur untuk memastikan keselamatan warga.

"Keberadaan kami di wilayah tersebut adalah untuk pengamanan objek vital nasional PT Freeport Indonesia serta melindungi masyarakat dari gangguan kelompok bersenjata," ujarnya.

Menanggapi permintaan keluarga, Koops Habema menyatakan telah memulai investigasi internal untuk mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh dan transparan. TNI juga siap berkoordinasi dengan Polri dalam proses pendalaman kasus ini.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru