Prabowo Disebut Tunjuk Pengusaha Haji Isam Tangani Karhutla, Mensesneg Bantah: Tidak Benar
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginisiasi kolaborasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Medan Raya sebagai solusi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Proyek strategis tersebut disebut segera memasuki tahap groundbreaking setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Danantara beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Heri Wahyudi Marpaung mengatakan proses lelang proyek akan dimulai pada Mei 2026 dan groundbreaking ditargetkan berlangsung tahun ini.
"Dilelangkan Mei 2026, groundbreaking tahun 2026," ujar Heri saat temu pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (22/5/2026).Baca Juga:
PSEL yang akan dibangun di Kelurahan Terjun, Kota Medan itu dirancang mampu mengolah sampah sekitar 1.200 hingga 1.700 ton per hari. Sebanyak 1.200 ton berasal dari Kota Medan, sedangkan sekitar 500 ton berasal dari Kabupaten Deliserdang.
Menurut Heri, seluruh jenis sampah baik organik maupun anorganik akan diolah di fasilitas tersebut menjadi energi listrik.
"Beliau (Gubernur Sumut Bobby Nasution) menginisiasi ini, dan Deliserdang serta Kota Medan menyanggupi persyaratan untuk menyiapkan kuota sampah yang dibutuhkan," katanya.
Saat ini, kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun memanfaatkan lahan seluas lima hektare. Namun untuk mendukung pembangunan PSEL, luas lahan akan ditambah menjadi sembilan hektare.
Selain menjadi solusi penanganan sampah, proyek ini juga diproyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 15 megawatt yang nantinya akan dikelola oleh PLN.
Heri menjelaskan, penanganan sampah dari hulu hingga hilir sudah diperhitungkan secara menyeluruh, termasuk dukungan armada pengangkut sampah yang telah diakomodasi pihak Danantara.
Pemprov Sumut juga disebut telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional PSEL, termasuk pasokan air bersih untuk kebutuhan fasilitas pengolahan sampah tersebut.
"Dibutuhkan 1.000 meter kubik air per hari, PDAM Tirtanadi sudah menyiapkan sarprasnya untuk menyuplai kebutuhan air pengelolaan PSEL," jelas Heri.
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendukung penuh proyek strategis tersebut sebagai langkah modernisasi pengelolaan sampah di kawasan Medan Raya.*
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah melarang pembukaan lahan dengan cara dibak
NASIONAL
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma&039rifah meminta Universitas Pertahan
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI