BNNK Binjai dan Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai, dalam kegiatan penyembelihan dan pembagian daging qurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di kantor BNNK Binjai pada Jumat, 29 Mei 2026. (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BINJAI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai menggelar penyembelihan dan pembagian daging qurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berpusat di halaman kantor BNNKBinjai pada Jumat, 29 Mei 2026 ini, sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi penegakan hukum melalui pendekatan humanis.
Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, menyatakan bahwa esensi Idul Adha harus melampaui ritual simbolik.
Menurutnya, nilai pengorbanan dan kepedulian sosial perlu diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar.
"Qurban ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi bagaimana kita menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Indahnya berbagi adalah ketika kebahagiaan itu dirasakan bersama," ujar Ucok dalam keterangannya, Jumat.
Daging qurban tersebut didistribusikan kepada warga di sekitar lingkungan kantor, kaum dhuafa, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.
BNNKBinjai berharap langkah ini dapat mempererat hubungan emosional antara aparat penegak hukum dan warga setempat.
Selain dimensi sosial, agenda keagamaan ini juga menjadi ruang diplomasi informal untuk memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Binjai.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNKBinjai turut mengundang Kepala Satuan Reserse Narkoba PolresBinjai, AKP Ismail Pane, beserta jajaran Kepala Unit (Kanit) Satres Narkoba.
Kehadiran representasi PolresBinjai ini menegaskan komitmen kedua lembaga untuk tetap solid di garis depan pencegahan dan penindakan narkoba.
Kasat Narkoba PolresBinjai, AKP Ismail Pane,menyampaikan apresiasinya atas inisiatif sosial yang terintegrasi dengan penguatan relasi kelembagaan ini. Ia berharap koordinasi taktis di lapangan dapat berjalan lebih koraboratif ke depan.
"Terima kasih atas undangan dan jamuannya. Semoga ke depan sinergi ini semakin kuat dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Binjai," kata Ismail.
Melalui momentum Idul Adha ini, BNNKBinjai ingin mengirimkan pesan moral bahwa strategi perang melawan narkoba (war on drugs) tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum yang kaku (hard approach), melainkan harus dibarengi dengan pendekatan sosial dan kemanusiaan (soft approach) guna membangun benteng pertahanan berbasis masyarakat.*