BGN Moratorium Dapur Baru MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Pemerataan ke Daerah 3T
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA - Perwakilan Gerakan Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Syamsuddin Alimsyah, menilai langkah Universitas Gadjah Mada (UGM) menggugat putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait dokumen ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta merupakan tindakan yang tidak tepat secara kewenangan hukum.
Menurut Syamsuddin, gugatan yang diajukan UGM dinilai salah alamat karena perkara tersebut seharusnya tidak diajukan ke PTUN Jakarta.
"Sesungguhnya gugatan UGM itu sudah inkrah dan tidak bisa lagi digugat. Kalaupun ada upaya hukum, menurut kami bukan di PTUN Jakarta, melainkan pada forum yang sesuai dengan kewenangannya," ujar Syamsuddin, Kamis (4/6/2026).Baca Juga:
Ia menjelaskan, pihaknya akan menyampaikan pandangan tersebut dalam proses persidangan yang tengah berlangsung. Menurutnya, terdapat sejumlah aspek hukum yang akan menjadi perhatian dalam perkara tersebut.
Sebelumnya, UGM mengajukan gugatan terhadap putusan Komisi Informasi Pusat yang mewajibkan perguruan tinggi tersebut membuka dokumen ijazah Joko Widodo kepada publik dengan pengecualian beberapa data pribadi tertentu seperti nomor KTP, NPWP, dan daftar nilai.
Syamsuddin mengaku mempertanyakan langkah UGM yang baru mengajukan gugatan setelah putusan KIP dinilai telah berkekuatan hukum tetap dan melewati batas waktu yang ditentukan.
Menurutnya, pada tahap sebelumnya UGM telah mengikuti proses persidangan di KIP dan sempat membahas mekanisme penyerahan dokumen yang diminta. Namun belakangan, pihak kampus justru mengajukan keberatan melalui jalur hukum.
"Tiba-tiba ada keberatan saat putusan tinggal dijalankan. Itu yang menjadi pertanyaan bagi kami," katanya.
Selain menyoroti aspek prosedural, Syamsuddin juga menyampaikan sejumlah pertanyaan yang menurutnya perlu mendapat penjelasan dalam proses hukum yang sedang berjalan. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan keberadaan, keaslian, hingga legalitas dokumen ijazah yang menjadi objek sengketa informasi publik.
Meski demikian, pihak Bonjowi menyatakan tetap akan mengikuti seluruh tahapan persidangan guna mendapatkan kepastian hukum atas perkara tersebut.
Kasus sengketa informasi terkait dokumen ijazah Joko Widodo sendiri terus menjadi perhatian publik dan masih bergulir melalui jalur hukum yang berlaku. Hasil persidangan nantinya diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap polemik yang berkembang di masyarakat.*
(oz/dh)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tidak seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia terlibat dalam kasus dug
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus baru dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan izin tinggal warg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Medan melontarkan kritik terhadap polemik pembiayaan akomodasi peserta ASEAN U19 Boys&0
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran film Samudera, sebuah karya sinematik yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong percepatan legalisasi sumur minyak masyarakat di Sumut sebaga
PEMERINTAHAN
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 yang akan digelar pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam
PARIWISATA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkap dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Nasional Vietnam memperbesar kemenangan dengan menggilas Myanmar 50 pada babak kedua pertandingan Piala AFF U19 tahun 2026 di
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, menyoroti kasus dugaan korupsi
NASIONAL