BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Nanik S. Deyang Ungkap Tugas Baru Dua Wakil Kepala BGN Pilihan Prabowo

Nurul - Jumat, 05 Juni 2026 15:08 WIB
Nanik S. Deyang Ungkap Tugas Baru Dua Wakil Kepala BGN Pilihan Prabowo
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengungkapkan tugas yang akan dijalankan dua Wakil Kepala BGN yang baru ditunjuk Presiden Prabowo Subianto, yakni Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Menurut Nanik, keduanya akan mengemban peran strategis dalam pembenahan tata kelola lembaga sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Agustina Arum Sari ditugaskan untuk memperkuat pengawasan internal, termasuk audit tata kelola dan keuangan negara di lingkungan BGN.

Baca Juga:

Nanik mengatakan penugasan tersebut sejalan dengan pengalaman panjang Arum di bidang pengawasan dan audit.

"Beliau memiliki pengalaman selama 34 tahun di bidang pengawasan dan audit. Sesuai arahan Presiden, beliau akan mengawasi secara ketat tata kelola serta pengelolaan keuangan negara di BGN," kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis, 5 Juni 2026.

Selain mengawasi tata kelola lembaga, Arum juga diberi mandat untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Sementara itu, Mayjen TNI Trenggono mendapat tugas memperkuat implementasi Program MBG di wilayah 3T.

Nanik menjelaskan, pengalaman Trenggono dalam bidang teritorial menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan tersebut.

Menurut dia, tantangan distribusi dan pelaksanaan program di daerah terpencil membutuhkan pendekatan yang berbeda dibanding wilayah perkotaan.

"Untuk wilayah 3T kami membutuhkan kemampuan teritorial yang kuat agar program dapat menjangkau masyarakat secara optimal," ujarnya.

Nanik memastikan Trenggono telah memproses pengunduran diri dari dinas aktif TNI setelah menerima penugasan sebagai Wakil Kepala BGN.

Selain menjelaskan pembagian tugas wakil kepala, Nanik juga memaparkan empat prioritas utama yang akan dijalankan BGN dalam waktu dekat.

Prioritas pertama adalah melakukan penataan ulang sasaran penerima manfaat Program MBG.

Menurut dia, BGN akan lebih menekankan kualitas layanan dibanding mengejar target kuantitas penerima manfaat.

Fokus program akan diarahkan kepada kelompok yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik tingkat sekolah dasar.

Langkah kedua adalah melakukan moratorium pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG guna menata kembali distribusi fasilitas yang dinilai belum merata di berbagai daerah.

Prioritas ketiga berupa peningkatan kualitas dapur MBG yang telah beroperasi, termasuk perbaikan sarana, prasarana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Adapun prioritas keempat adalah penyusunan skema alternatif pelaksanaan MBG di wilayah 3T agar program tetap berjalan efektif tanpa memberikan beban tambahan yang signifikan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami akan fokus pada efisiensi anggaran sekaligus memastikan program tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," kata Nanik.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BGN melakukan pembenahan internal sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.*


(km/ad)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Klaim Ada “Nama-Nama Besar” di Balik Dugaan Korupsi MBG
Tersangka Kasus MBG Sony Sonjaya Kirim Surat Terbuka ke Ketua BGN Baru: “Terima Kasih atas Hadiah Indah yang Ibu Berikan”
Mensos Gus Ipul: Tak Ada “Zona Aman” bagi Pelaku Korupsi, Akan Dikejar hingga Pensiun
Isu Reshuffle Kabinet Mengemuka, Istana Angkat Bicara
Kejagung Telusuri Aliran Dana Insentif Rp6 Juta per Hari di Kasus MBG, Dadan Hindayana Cs Diduga Terlibat
Dugaan Penyimpangan Program MBG Menguat, MAKI Desak Pemerintah Buka Data Anggaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru