BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Kepala BGN Bawa ‘Kabar Gembira’ ke Istana, Bahas Efisiensi Anggaran dengan Presiden

Abyadi Siregar - Kamis, 11 Juni 2026 15:58 WIB
Kepala BGN Bawa ‘Kabar Gembira’ ke Istana, Bahas Efisiensi Anggaran dengan Presiden
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam kunjungannya, Nanik mengaku membawa "kabar gembira" yang akan disampaikan langsung kepada Presiden.

Nanik tiba di kompleks Istana sekitar pukul 14.20 WIB melalui pintu Pilar, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Mengenakan pakaian safari berwarna krem, ia menyebut agenda pertemuannya berkaitan dengan efisiensi anggaran di lingkungan Badan Gizi Nasional.

"Efisiensi, efisiensi anggaran. Kabar gembira," kata Nanik kepada wartawan sebelum memasuki Istana.

Namun, Nanik belum menjelaskan secara rinci bentuk efisiensi yang dimaksud maupun dampaknya terhadap pelaksanaan program-program BGN.

Saat ditanya lebih lanjut, ia hanya menjawab singkat bahwa langkah tersebut dilakukan agar biaya dapat ditekan.

"Biar turun, biar turun," ujarnya.

Nanik mengatakan dirinya akan terlebih dahulu melaporkan hasil efisiensi tersebut kepada Presiden sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut kepada publik.

"Mau lapor Presiden dulu. Masa saya lapor ke kalian dulu," katanya sambil tersenyum kepada awak media.

Kedatangan Kepala BGN ke Istana terjadi di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait pembayaran operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Sebelumnya, sejumlah pengusaha yang mengaku sebagai investor pembangunan dapur MBG mendatangi kantor Badan Gizi Nasional di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka meminta kejelasan terkait pembayaran yang disebut berkaitan dengan pembangunan dan operasional dapur program MBG.

Menanggapi persoalan tersebut, Nanik sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan pencairan dana operasional untuk sebagian SPPG.

Menurut dia, dana operasional telah mulai dicairkan pada Jumat, 5 Juni 2026, dan kembali dilakukan pencairan pada Senin, 8 Juni 2026.

"Tadi kalau tidak salah kami mendapat laporan sekitar Rp5 triliun dicairkan hari ini. Jadi tidak ada masalah, ini hanya persoalan teknis," kata Nanik saat memberikan keterangan kepada media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

Karena itu, keberlangsungan pendanaan dan operasional program tersebut menjadi perhatian publik.

Hingga kini, Badan Gizi Nasional belum menjelaskan secara rinci bentuk efisiensi anggaran yang akan dilaporkan kepada Presiden maupun dampaknya terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.*


(tm/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Tata Kelola MBG Memanas, Pengamat Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Prabowo Ungkap MBG hingga Sekolah Rakyat Jadi Strategi Besar Bangun SDM Indonesia
Prabowo Panggil Menhub ke Istana, Bahas Revisi Tarif Tiket Pesawat?
Zulhas Ungkap Program MBG Boros Rp1 Triliun per Bulan, Jumlah Dapur Melonjak Tajam
Pemulihan UMKM Sumatera Jadi Prioritas, Maman Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,5 T
Marsda TNI Budhi Achmadi: Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan, Bukan Beban Negara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru