Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan upaya perintangan penyidikan dalam kasus korupsi importasi yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memeriksa Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar HP Sitorus, sebagai saksi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik menggali informasi terkait dugaan pengumpulan materi pemeriksaan dan informasi saksi yang berpotensi menghambat proses penyidikan perkara tersebut.
"Penelusuran dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat tindakan yang mengarah pada upaya menghambat proses penyidikan yang sedang berjalan," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).Baca Juga:
Menurutnya, penyidik saat ini masih menganalisis seluruh bukti dan keterangan yang diperoleh untuk memastikan ada atau tidaknya unsur perintangan penyidikan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
Usai menjalani pemeriksaan, Iskandar mengungkapkan dirinya mendapat sejumlah pertanyaan terkait dugaan aliran dana dari perusahaan jasa logistik BlueRay Cargo kepada seorang pegawai negeri sipil di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik juga meminta Iskandar menyerahkan bukti transfer yang disebut pernah ditemukan saat dirinya menangani urusan nonlitigasi perusahaan tersebut.
Iskandar mengaku akan menyerahkan dokumen yang diminta penyidik pada pekan depan guna membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Meski demikian, ia mengaku tidak mengingat secara rinci nominal transfer yang dimaksud. Namun, dirinya membenarkan adanya dokumen transaksi yang berkaitan dengan pihak yang sedang didalami penyidik.
Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka setelah melakukan operasi tangkap tangan terkait dugaan suap importasi di lingkungan Ditjen Bea Cukai.
Dari kasus tersebut, lembaga antirasuah menyita sejumlah barang bukti bernilai puluhan miliar rupiah, mulai dari uang tunai berbagai mata uang asing, logam mulia hingga barang mewah.
Sementara itu, tiga petinggi PT BlueRay Cargo saat ini tengah menjalani proses persidangan. Mereka didakwa memberikan suap dan berbagai fasilitas mewah kepada sejumlah pihak terkait dengan total nilai mencapai puluhan miliar rupiah.
KPK menegaskan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk kemungkinan adanya upaya menghalangi penegakan hukum dalam perkara tersebut.*
(d/dh)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL