Kapolsek Dendang Ajak Warga Perkuat Kamtibmas, Pencegahan Karhutla Jadi Fokus Jumat Curhat
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menilai aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, seharusnya justru dapat dipahami sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperbaiki pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan itu disampaikan Qodari merespons gelombang aksi mahasiswa di Jakarta dan sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Surakarta, dan Surabaya pada Juni 2026.
Aksi tersebut dipicu antara lain oleh penolakan kenaikan harga BBM nonsubsidi serta tuntutan perbaikan kebijakan ekonomi pemerintah.Baca Juga:
Menurut Qodari, pemerintah saat ini tengah berupaya menekan kebocoran anggaran negara yang disebut telah berlangsung lama.
Ia menyebut potensi kebocoran APBN mencapai sekitar Rp15.000 triliun.
"Selama ini pemerintah Indonesia, rakyat Indonesia telah dikadalin oleh kelompok-kelompok tertentu," kata Qodari, Sabtu (13/6/2026).
Qodari menilai langkah Presiden Prabowo justru berfokus pada efisiensi anggaran, termasuk menghentikan belanja yang dinilai tidak mendesak.
Ia menyebut kebijakan tersebut menghasilkan penghematan sekitar Rp300 triliun pada awal masa pemerintahan.
"Mengenai pemborosan APBN, yang dilakukan Pak Prabowo adalah menghentikan belanja yang tidak urgent dan tidak esensial," ujarnya.
Ia juga menyinggung pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai upaya pemerintah memperkuat pengelolaan sumber daya negara dan mencegah kebocoran anggaran.
Menurut Qodari, kebijakan tersebut semestinya mendapat dukungan dari mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial dalam demokrasi.
"Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan, panglima melawan kebocoran. Harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," katanya.
Di sisi lain, Qodari menyebut pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan penyampaian aspirasi publik.
Ia menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari sistem demokrasi yang wajar.
Gelombang aksi mahasiswa sendiri berlangsung di berbagai daerah.
Di Jakarta, massa melakukan long march menuju Bundaran HI dengan tuntutan antara lain penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM serta evaluasi kebijakan ekonomi.
Di Surakarta, mahasiswa juga menggelar aksi di depan DPRD setempat dengan isu kenaikan BBM dan pelemahan ekonomi.
Sementara di Semarang, BEM Universitas Diponegoro menyuarakan lima tuntutan, mulai dari penghentian pemborosan APBN hingga evaluasi program pemerintah.
Menanggapi aksi tersebut, sejumlah pengamat menilai pemerintah berpotensi menghadapi tekanan publik jika tidak merespons tuntutan mahasiswa.
Namun ada pula yang meragukan pemerintah akan mengakomodasi seluruh tuntutan tersebut.*
(tb/ad)
DENDANG Polsek Dendang menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus memperkuat siner
NASIONAL
BATU BARA Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanju
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan 65 Bintara Remaja Satua
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana praperadilan jilid IV yang diajukan Roy Suryo terkait gugatan atas
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami perubahan pada perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2026). Pusat Informasi Harga
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL