Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Aceh akan mengalami hujan ringan hingga hujan disertai petir pada Jumat, 19 Juni 2026.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca basah yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi di Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Simeulue, Bireuen, Nagan Raya, Bener Meriah, Pidie Jaya, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, dan Kota Subulussalam.
Baca Juga:
Sementara itu, hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan aktivitas luar ruangan serta perjalanan di wilayah pegunungan dan daerah yang rawan genangan.
Adapun wilayah yang diprakirakan berawan meliputi Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Kota Banda Aceh, dan Kota Sabang.
BMKG mencatat suhu udara di Aceh pada umumnya berkisar antara 16 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, yakni mencapai 99 persen di sejumlah wilayah.
Suhu terendah diperkirakan terjadi di Aceh Tengah dan Gayo Lues dengan kisaran 16 hingga 24 derajat Celsius.
Sementara itu, suhu tertinggi berpotensi terjadi di Aceh Timur, Bireuen, dan Kota Langsa yang mencapai 31 derajat Celsius.
Tingginya kelembapan udara diperkirakan dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di beberapa daerah.
Di ibu kota provinsi, Kota Banda Aceh diprediksi mengalami cuaca berawan dengan suhu udara antara 26 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan berkisar 64 hingga 85 persen.
Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kota Sabang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi pada siang hingga malam hari.
Pengguna jalan, nelayan, serta warga yang beraktivitas di daerah pegunungan dan bantaran sungai diminta memperhatikan perkembangan cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan.
Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi resmi BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.