BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Gelar Adat untuk Jokowi di Lampung Sarat Makna, Jadi Simbol Penghormatan dan Doa Masyarakat

Adelia Syafitri - Sabtu, 27 Juni 2026 12:38 WIB
Gelar Adat untuk Jokowi di Lampung Sarat Makna, Jadi Simbol Penghormatan dan Doa Masyarakat
Jokowi menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa di Lampung. Gelar itu menjadi simbol penghormatan, doa, dan pengakuan adat atas pengabdiannya menjadi Presiden RI ke-7 selama 10 tahun. (Foto: Veri Novianto )
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDAR LAMPUNG – Penganugerahan gelar adat Baginda Pemuka Bangsa kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kedatun Keagungan Lampung, Sabtu (27/6/2026), disebut bukan sekadar bentuk penghormatan. Di balik prosesi adat tersebut, tersimpan doa dan pengakuan masyarakat adat Lampung atas pengabdian Jokowi selama memimpin Indonesia.

Sultan Seghayo Dipuncak Nur, Mawardi Harirama, mengatakan gelar Baginda Pemuka Bangsa diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada Jokowi yang telah menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-7 selama dua periode.

"Baginda Pemuka Bangsa itu tanda penghormatan kepada beliau sebagai Presiden RI ke-7, sebagai pemuka bangsa," ujar Mawardi usai prosesi adat.

Baca Juga:

Menurutnya, setiap gelar adat yang dianugerahkan Keraton Kagungan Lampung memiliki makna filosofis yang diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi simbol penghormatan, gelar tersebut juga disertai doa-doa bagi penerimanya.

"Tentu ada doa-doa di balik gelar itu. Keraton Kagungan memiliki banyak doa yang menyertai setiap pemberian gelar adat," katanya.

Mawardi menjelaskan, prosesi pengangkatan saudara dan penyematan gelar adat merupakan implementasi falsafah hidup masyarakat Lampung, yakni Piil Pesenggiri, khususnya nilai Nemui Nyimah yang mengajarkan penghormatan kepada tamu, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan.

Ia menilai tradisi adat kini tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga berperan sebagai sarana memperkenalkan budaya Lampung sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Meski penilaian masyarakat terhadap Jokowi beragam, menurut Mawardi, dari sudut pandang adat, Jokowi dinilai layak menerima penghormatan tersebut karena telah mengabdikan diri memimpin Indonesia selama 10 tahun.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku adat Lampung yang terus menjaga kelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

"Atas nama pribadi, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran perangkat adat yang terus merawat dan memelihara kebudayaan," ujar Jokowi.

Ia berharap nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur tetap dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

Dalam kunjungannya, Jokowi juga mengikuti seluruh rangkaian prosesi adat, mulai dari pengangkatan saudara, pembacaan titah adat, penyematan gelar Baginda Pemuka Bangsa, duduk di kursi adat Panca Haji, menari Ngigel bersama penyimbang adat, hingga mengunjungi Museum Kedatun Keagungan Lampung.* (k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Safari Politik ke Lampung, Jokowi Resmi Sandang Gelar Baginda Pemuka Bangsa
Golkar Tanggapi Safari Politik Jokowi Bareng PSI, Singgung Hak Politik Warga Negara
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli, PN Jaktim Belum Izinkan Live Streaming
Kembali ke Panggung Politik, Jokowi: Demi PSI!
Gerindra Buka Suara Soal Ajakan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode
Jokowi Resmi Mulai Safari Politik Nasional, Lampung Jadi Langkah Perdana Keliling 38 Provinsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru