Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dari total kebutuhan sekitar 16.000 unit rumah, sekitar 800 unit telah memasuki tahap pembangunan.
Suharyanto menjelaskan, usulan kenaikan bantuan tersebut telah memperoleh kesepahaman di tingkat kementerian dan lembaga.
Selanjutnya, kebijakan itu tinggal menunggu persetujuan Presiden.
Sementara itu, Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.
Menurutnya, langkah itu akan membantu mempercepat pemulihan masyarakat yang masih menunggu pembangunan rumah.
Tito menjelaskan bahwa pembangunan huntap in-situ maupun ex-situ mandiri memiliki tantangan yang lebih besar karena lokasi pembangunan tersebar di banyak titik.
Oleh sebab itu, Satgas PRR mengusulkan penggunaan mekanisme Dana Siap Pakai (DSP) BNPB agar proses pembangunan lebih fleksibel, cepat, dan tepat sasaran.
"Huntap yang in-situ dan ex-situ mandiri yang menjadi tanggung jawab BNPB ini lebih kompleks karena sendiri-sendiri. Ya, itu akan digunakan mekanisme tersendiri yang kita usulkan adalah mekanisme namanya Dana Siap Pakai, karena memang BNPB ini dia fleksibel," tutur Tito.
Apabila usulan tersebut disetujui, bantuan renovasi rumah bagi korban bencana tidak hanya meningkat dari sisi nominal, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan hunian yang lebih berkualitas, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan nyaman setelah terdampak bencana.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.