BREAKING NEWS
Senin, 06 Juli 2026

Dosen ASN Curhat di Sidang MK, Cerita Sulitnya Hidup dengan Gaji Rp3 Jutaan: Tak Cukup, Terpaksa Cari Penghasilan Tambahan

Adelia Syafitri - Senin, 06 Juli 2026 18:29 WIB
Dosen ASN Curhat di Sidang MK, Cerita Sulitnya Hidup dengan Gaji Rp3 Jutaan: Tak Cukup, Terpaksa Cari Penghasilan Tambahan
Seorang dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bandung, Imam Ahmad, saat menjadi saksi dalam sidang uji materi Undang-Undang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (6/7/2026). (foto: MK RI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Saya tidak malu sebagai dosen tetap berjualan," tegasnya.

Imam mengatakan, kondisi serupa juga dialami banyak dosen ASN di berbagai daerah

Ada yang menjadi pengemudi ojek daring, bekerja sebagai kuli bangunan, menjadi tenaga pemasaran perumahan, hingga mengajar di beberapa kampus sekaligus demi memenuhi kebutuhan hidup.

Ia mengaku pernah menjalani aktivitas mengajar di beberapa kampus dalam satu hari.

Di sela-sela perpindahan lokasi mengajar, ia hanya sempat membersihkan diri di kamar mandi sebelum kembali masuk kelas.

Menurut Imam, kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk mengajar, melakukan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat justru banyak tersita untuk mencari tambahan penghasilan demi mencukupi kebutuhan keluarga.* (km/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Syukuran Gedung Baru Bimbel Scholaris, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Generasi Muda
Rico Waas Buka Pelatihan Kerja Inklusif, Penyandang Disabilitas dan Perempuan Jadi Prioritas
Tak Hanya Pasta Cabai, Paviliun Batu Bara di PRSU 2026 Tampilkan Produk Anti Inflasi dan Inovasi UMKM
PRSU ke-50 Tampil Lebih Modern, Cek Jadwal Konser Artis Nasional dan Harga Tiketnya
Pengamat Soroti Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Langkat, Orang Tua Murid Jadi Korban
Muhammadiyah Aceh Soroti SPMB dan Sekolah 5 Hari, Tegaskan Pendidikan Harus Berpihak pada Anak
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru