BREAKING NEWS
Senin, 13 Juli 2026

Ekspedisi Cicatih Elpala Buktikan Alam Jadi Kawah Candradimuka Generasi Muda Berjiwa Bela Negara

gusWedha - Senin, 13 Juli 2026 07:52 WIB
Ekspedisi Cicatih Elpala Buktikan Alam Jadi Kawah Candradimuka Generasi Muda Berjiwa Bela Negara
Ekspedisi Cicatih Elpala, di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan mengarungi derasnya Sungai Cicatih hingga bermuara di Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat pada 4–10 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUKABUMI – Menembus hutan hujan tropis di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan mengarungi derasnya Sungai Cicatih hingga bermuara di Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, menjadi pengalaman berharga bagi peserta Ekspedisi Cicatih Elpala.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–10 Juli 2026 itu tidak hanya menghadirkan petualangan alam, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ekspedisi tersebut digagas Rumah Elpala bersama anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi pencinta alam.

Baca Juga:

Program ini memadukan kegiatan petualangan, konservasi, pendidikan karakter, hingga produksi film dokumenter.

Selama berada di lapangan, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam bertahan hidup dan mengarungi sungai.

Mereka juga belajar membangun kerja sama tim, bertanggung jawab terhadap kelompok, serta memahami pentingnya menjaga kelestarian alam.

Pendiri Elpala, Dar Edi Yoga, mengatakan keberhasilan sebuah ekspedisi tidak diukur dari seberapa jauh perjalanan ditempuh, melainkan dari nilai-nilai yang diperoleh peserta selama menjalani proses tersebut.

"Nilai utama dari sebuah ekspedisi bukan hanya mencapai tujuan akhir, tetapi bagaimana proses itu mengajarkan kebersamaan, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan," ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Menurut Dar, alam merupakan ruang belajar yang memberikan pengalaman langsung dan tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh proses pembelajaran di dalam kelas.

Berbagai tantangan di alam mengajarkan peserta untuk mengambil keputusan, memimpin tim, mengelola risiko, serta membangun rasa saling percaya.

Pelaksanaan ekspedisi mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya organisasi pencinta alam Wanadri yang memberikan pendampingan teknis serta menyediakan perahu karet dan kano, komunitas Boogie, Pickup Mini Bus Community (PMBC), Kementerian Kehutanan melalui pemberian izin akses kawasan konservasi, hingga Korem Surya Kencana yang mendukung kelancaran kegiatan.

Dukungan juga datang dari Kementerian Pertahanan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Brigade Kartini AMPI Binjai Bagikan Ribuan Porsi Makanan Lewat Program Jumat Berkah
PJS Babel Bersiap Gelar Musdalub 2026, Muhamad Zen: Harap Lahirkan Pemimpin yang Mampu Rangkul Seluruh Anggota
Rico Waas: Pembangunan Kota Medan Butuh Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan Pers
Ekspedisi Cicatih Elpala Susuri Hutan Gunung Halimun Salak, Gaungkan Konservasi Alam dan Regenerasi Pecinta Alam
ISMI Jambi Dorong Generasi Muda Melayu Berdaya Saing Lewat Dialog Kepemudaan Bersama Dr. Yanhar dan Gubernur Al Haris
Rico Waas Dorong Majelis Taklim di Medan Punya Program Nyata, Pemko Siap Bantu Legalitas hingga Fasilitas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru