BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

450 Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Pulang dari Papua, Tuntaskan Misi Jaga Jembatan Udara

Dodi Kurniawan - Senin, 20 Juli 2026 12:30 WIB
450 Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Pulang dari Papua, Tuntaskan Misi Jaga Jembatan Udara
Para prajurit disambut langsung oleh Komandan Lanud Soewondo Medan, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Tio Hutapea, di Lanud Soewondo, Medan, Minggu (19/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN- Sebanyak 450 prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) dari Batalyon Komando (Yonko) 466, 463, dan 462 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) kembali ke tanah air setelah menuntaskan penugasan selama satu tahun di wilayah Papua.

Kepulangan para prajurit disambut langsung oleh Komandan Lanud Soewondo Medan, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Tio Hutapea, di Lanud Soewondo, Medan, Minggu (19/7/2026).

Dalam sambutannya, Marsma TNI Tio Hutapea menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan seluruh personel yang telah menjalankan tugas pengamanan perbatasan serta mendukung operasional penerbangan di sejumlah wilayah strategis di Papua.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, personel yang kembali berasal dari Batalyon Parako 466 Pontianak, Yonko 463 Pasgat Medan, dan Yonko 462 Pasgat Pekanbaru yang selama ini bertugas sebagai bagian dari Satgas Pamtas RI-PNG.

"Pasukan ini terdiri dari Batalyon Parako 466 Pontianak yang sudah lebih dahulu turun, kemudian disusul Yonko 463 Pasgat Medan dan Yonko 462 Pekanbaru," ujar Marsma TNI Tio Hutapea.

Menurutnya, penugasan Satgas Pamtas bukan hanya menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga memastikan keamanan pangkalan udara dan landasan pacu di daerah terpencil agar tetap dapat beroperasi.

Keberadaan prajurit Kopasgat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran "jembatan udara" di Papua, sehingga distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di daerah pedalaman tetap berjalan.

Ia menyebut sejumlah wilayah yang menjadi fokus pengamanan di antaranya Manumari, Timika, Wamena, Ilaga, Nabire, Enarotali, Mulia, hingga Okbibab.

"Daerah-daerah terpencil tersebut harus tetap beroperasi agar aktivitas masyarakat, khususnya perekonomian, dapat terus berjalan dengan baik," katanya.

Usai menyelesaikan penugasan, Marsma TNI Tio Hutapea meminta seluruh personel segera melaksanakan tahapan konsolidasi, evaluasi, serta pemulihan kondisi personel maupun peralatan sesuai prosedur yang berlaku sebelum kembali menjalankan tugas berikutnya.

Sementara itu, Komandan Sektor 3 Kopasgat, Kapten Pas Evan Melsan Worabay, mengatakan seluruh rangkaian tugas di Papua dapat dilaksanakan dengan baik berkat kerja sama seluruh personel dan dukungan masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, selain melaksanakan pengamanan pangkalan udara dan bandara, personel Satgas juga aktif melaksanakan kegiatan sosial, termasuk sosialisasi kesehatan dan membantu peningkatan perekonomian masyarakat.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Batalyon Parako 463 Pasgat Sukses Gelar Liga TopSkor Zona Medan dan Simalungun 2026
TNI AU Hadir untuk Rakyat, Satgas Pasgat Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Oksibil
Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon 463 Pasgat, Perkuat Sinergi Pemko dan TNI demi Keamanan Kota
Korpasgat Diterjunkan Setelah Titik Jatuh Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Maros
TNI AU Wilayah Medan Gelar Bakti Sosial dan Bazaar Murah di Hari Bakti ke-78
DANKOSEK I PIMPIN UPACARA PELEPASAN 112 PRAJURIT WING III KOPASGAT UNTUK SATGAS PAMTAS RI-PNG KEWILAYAHAN TA 2025
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru