Dua Pria Mengaku Wartawan Diamankan Terkait Dugaan Pemerasan di Medan, Dewan Pers Buka Suara
MEDAN Dewan Pers menyesalkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh dua pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Kot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi penyampaian aspirasi di Medan pada 14 Juli 2026.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di lingkungan Kejaksaan.
Koordinator Aksi AMPH Sumut, Alan Pane, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi sekaligus mendorong aparat penegak hukum agar bertindak tegas, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani setiap perkara.Baca Juga:
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan saat aksi, AMPH Sumut menyampaikan beberapa tuntutan kepada aparat penegak hukum.

Di antaranya:
- Penjarakan Febri Adriansyah, Mantan Jampidsus, dan ungkap skandal korupsi besar di negara ini.
- Segera periksa Jaksa Agung karena diduga melindungi Febri Adriansyah selama menjadi Jampidsus dengan mendapatkan setoran dari Febri Adriansyah.
- Kejaksaan mandul tidak berani tahan Febri Adriansyah.
- Segera reformasi Kejaksaan.
- Selamatkan institusi ini dari pelaku koruptor.
- Kembalikan TNI ke barak dan jangan lagi menjaga di Kejaksaan.
Desak Reformasi Kejaksaan
Menurut Alan Pane, AMPH Sumut menilai reformasi di tubuh Kejaksaan diperlukan agar lembaga tersebut semakin dipercaya masyarakat sebagai institusi penegak hukum yang independen dan berintegritas.
"Kami menuntut reformasi Kejaksaan secara menyeluruh. Jangan biarkan institusi ini dikotori oleh pelaku koruptor. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," ujar Alan Pane selaku Koordinator Aksi AMPH Sumut.
Ia mengatakan, penegakan hukum yang profesional dan transparan menjadi harapan masyarakat dalam menciptakan rasa keadilan.
AMPH Sumut menyatakan akan terus mengawal berbagai proses penegakan hukum yang menjadi perhatian publik.
Aliansi tersebut juga mengajak mahasiswa, masyarakat sipil, dan media untuk ikut mengawasi jalannya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Menurut mereka, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya penegakan hukum yang adil dan akuntabel.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi di depan kantor terkait.
Menurut keterangan penyelenggara aksi, hingga kegiatan berakhir Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tidak hadir menemui massa aksi.* (ad)
MEDAN Dewan Pers menyesalkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh dua pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Kot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT PLN (Persero) UP3 Medan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Medan Baru pada Kamis, 23 Juli 2026.
PERISTIWA
MEDAN Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi penyampaian aspirasi di Medan pada 14 Juli 2026. Dalam aksi te
NASIONAL
JAKARTA Kantor Hukum Sirait & Co Law Office mendampingi insan pers, Rahmat Mauliady, mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik A
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) mendapat kehormatan dengan bergabungnya sejumlah tokoh nasiona
NASIONAL
BANYUWANGI Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan besarnya penguasaan lahan perkebunan kela
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan memastikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, diseb
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dapat dihentikan karena merupakan
NASIONAL
JAKARTA Samsung resmi memperkenalkan tiga ponsel lipat terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8 sec
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu disampaik
KESEHATAN