Roy Suryo Klaim Ijazah Jokowi 99,9% Palsu, Pengacara Jokowi: Itu Cuma Tuduhan Tanpa Bukti
JAKARTA Pengacara Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, menegaskan ijazah kliennya asli. Rivai menyebut Universitas G
POLITIK
JAKARTA — Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak boleh tercoreng oleh praktik korupsi. Komitmen tersebut disampaikan usai bertemu dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Kementerian Sosial dan ICW membahas sejumlah masukan terkait tata kelola pengadaan, khususnya dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
"Kami berdiskusi panjang dengan semangat yang sama, tidak boleh program strategis Bapak Presiden Prabowo dikotori dengan tindakan-tindakan korupsi," ujar Gus Ipul kepada wartawan.Baca Juga:
Menurut Gus Ipul, berbagai masukan yang disampaikan ICW akan menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Sosial untuk memperbaiki sistem pengadaan serta memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program.
Ia memastikan seluruh temuan yang disampaikan akan dipelajari secara mendalam sebelum ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret.
"Saya mendapatkan banyak masukan kaitannya dengan pengadaan yang ada di Kementerian Sosial, khususnya pengadaan yang terkait dengan Sekolah Rakyat. Apa yang disampaikan ICW menjadi masukan yang sangat berharga bagi Kementerian Sosial. Saya dan Pak Wamen akan menindaklanjuti, mendalami, dan mengambil langkah-langkah nyata ke depan," katanya.
Gus Ipul juga menegaskan Kementerian Sosial terbuka terhadap kritik dan saran dari berbagai pihak, terutama yang disertai data serta kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, transparansi dan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam mencegah penyimpangan anggaran negara.
"Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari pihak mana pun, apalagi yang disampaikan dengan data-data yang akurat," ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Ipul mengungkapkan sejumlah temuan yang disampaikan ICW memiliki kesamaan dengan hasil pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ia berharap kesamaan temuan tersebut menjadi dasar untuk memperbaiki tata kelola, memperkuat sistem pengawasan, serta mencegah praktik korupsi di lingkungan Kementerian Sosial pada masa mendatang.
"Ada kesamaan temuan-temuan yang diberikan ICW maupun Irjen dan juga BPK. Ini menjadi bahan perbaikan ke depan untuk pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Sosial," pungkasnya.* (d/dh)
JAKARTA Pengacara Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, menegaskan ijazah kliennya asli. Rivai menyebut Universitas G
POLITIK
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan mempercepat penelusuran sekitar 160 calon jemaah haji yang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pelaksanaan Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia yang dijadwalkan berlangsung
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjelaskan alasan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengajukan pencabutan Peraturan Daerah (Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan turnamen mini soccer Medan Lawyer FC Cup III Ta
OLAHRAGA
KARO Hasil pemeriksaan laboratorium atas sampel makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan ratusan siswa di Karo keracunan
KESEHATAN
DELI SERDANG Akses lalu lintas warga di Dusun II, Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) lump
PERISTIWA
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam memberantas jaringan peredaran gelap nark
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH UTARA Senyum bahagia terpancar dari wajah Katratunida, seorang guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara
NASIONAL