Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Karena itu, menurutnya, modernisasi yang terjadi saat ini harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai budaya dan spiritual.
Ia juga mengingatkan pentingnya kembali kepada nilai-nilai dasar masyarakat Melayu agar mampu menghadapi tantangan zaman.
"Jika kita hendak berpegang pada adagium Hang Tuah, "Tak Melayu Hilang di Bumi", maka alternatif yang mungkin bisa kita mulai hari ini adalah kita bangun kembali peradaban Melayu melalui pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat Melayu," tandasnya.
Peringatan Milad ke-55 MABMI berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Dewan Adat, pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, serta Puan-Puan MABMI. Sejumlah peserta juga mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Dalam rangkaian acara tersebut, PB MABMI memberikan Bintang Kehormatan Sebagai Penghargaan Tanda Jasa Pengabdian kepada 25 pengurus yang dinilai telah mengabdi secara konsisten selama 10 hingga 30 tahun.
.jpeg)
Penghargaan tertinggi, yakni Bintang Kehormatan 30 Tahun, diberikan kepada Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum dan H. Syarifuddin Siba, SH, MH. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Adat PB MABMI Sultan Serdang Drs. T. Ahmad Thala'a.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pengurus dengan masa pengabdian 25 tahun, 20 tahun, dan 15 tahun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membesarkan organisasi.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan jamuan makan bersama yang diiringi hiburan bernuansa budaya Melayu.
Prof. OK. Saidin berharap semangat Milad ke-55 MABMI menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat Melayu sekaligus membangun peradaban yang lebih maju melalui pendidikan, ekonomi, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan adat istiadat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.