Zulhas Bantah Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun, Ungkap Rincian Anggaran Kopdes Merah Putih
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah kabar yang beredar mengenai adanya pengadaan 1,8 juta unit ki
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, mengingatkan Badan Gizi Nasional (BGN) agar kebijakan melarang penggunaan barang subsidi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menimbulkan persoalan baru dalam pelaksanaannya.
Menurut Nurhadi, kebijakan tersebut harus diimbangi dengan tata kelola dan perencanaan anggaran yang matang agar tidak membebani operasional dapur MBG.
"Jangan sampai larangan menggunakan barang subsidi justru meningkatkan biaya operasional SPPG tanpa adanya perhitungan yang matang," kata Nurhadi, Selasa (28/7/2026).Baca Juga:
Ia menilai BGN perlu memastikan struktur biaya penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis tetap realistis.
Dengan demikian, kualitas makanan, keberlangsungan operasional dapur, serta kesejahteraan para mitra pelaksana tidak terganggu.
Nurhadi mengatakan dirinya memahami alasan BGN melarang penggunaan barang-barang bersubsidi seperti gas LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan minyak goreng MinyaKita dalam operasional Program MBG.
Menurutnya, berbagai program subsidi tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima bantuan, bukan untuk mendukung program pemerintah yang telah memiliki anggaran tersendiri.
"Program-program subsidi tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, sehingga tidak semestinya digunakan untuk mendukung operasional program pemerintah lainnya yang telah memiliki alokasi anggaran tersendiri," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan seluruh dapur MBG atau SPPG tidak diperbolehkan menggunakan berbagai produk subsidi pemerintah dalam kegiatan operasionalnya.
Tiga jenis barang subsidi yang secara tegas dilarang digunakan meliputi gas LPG 3 kilogram atau gas melon, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta minyak goreng MinyaKita.
"Tidak boleh memasak untuk MBG memakai MinyaKita, tidak boleh memakai gas melon 3 kilo, dan tidak boleh memakai beras SPHP," ucap Sudaryono dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).
Sudaryono juga menegaskan BGN tidak akan memberikan toleransi kepada dapur MBG yang tetap menggunakan barang subsidi.
"Kalau memang ngeyel bandel ya kita tutup dapurnya," ucap dia.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu memastikan bantuan subsidi pemerintah benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Di sisi lain, pemerintah juga diminta memastikan kebutuhan operasional Program Makan Bergizi Gratis tetap terpenuhi melalui skema anggaran yang memadai sehingga kualitas layanan kepada para penerima manfaat tidak mengalami penurunan.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok sasaran lainnya.* (km/ad)
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membantah kabar yang beredar mengenai adanya pengadaan 1,8 juta unit ki
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap telah mengantongi sedikitnya empat alat bukti sah dalam menetapkan mantan Wakil Kepala Bada
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyatakan dukungannya kepada Polda Metro Jaya untuk mengusu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons kekosongan jabatan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) setelah Sudaryono resmi dil
POLITIK
JAKARTA Pemerintah bersiap membangun Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan yang diproyeksikan mencetak calon p
PENDIDIKAN
TOKYO Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang pada Selasa (28/7/2026) sore waktu setempat. Guncang
INTERNASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan tindak pidana korupsi dalam program Makan Berg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Warga Gang Damai, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Medan Polonia, akhirnya bisa bernapas lega setelah jembatan penghubung menuju Kecama
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar mengutamakan koordi
NASIONAL
JAKARTA Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring memastikan tim medis tidak menemukan adanya busa pada mulut maupun hidung Sutrimo saat korb
PERISTIWA