BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

Kepuasan Prabowo Merosot di Survei SMRC, Bakom: Nanti Bisa Naik Lagi

Adelia Syafitri - Selasa, 28 Juli 2026 22:16 WIB
Kepuasan Prabowo Merosot di Survei SMRC, Bakom: Nanti Bisa Naik Lagi
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA — Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto berada di angka 51,1 persen. Bakom menilai hasil survei merupakan gambaran opini masyarakat dalam periode tertentu dan masih dapat berubah seiring perkembangan program pemerintah.

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah bersifat dinamis. Menurutnya, angka survei dapat kembali meningkat apabila program-program pemerintah berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

"Jadi, kalau kemarin beberapa bulan yang lalu seperti di laporan SMRC itu 80 persen, sekarang 50 persen, ya insyaallah nanti 80 persen lagi," ujar Qodari usai meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga:

Qodari menyebut hasil survei tidak dapat menjadi satu-satunya ukuran dalam menilai kinerja pemerintah. Ia menilai perlu adanya perbandingan dengan survei dari lembaga lain agar mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh terkait persepsi masyarakat.

Menurut dia, sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan kondisi positif. Pertumbuhan ekonomi disebut tetap berada di kisaran 5 persen, sementara inflasi masih dalam kondisi terkendali.

"Fundamental ekonomi sangat bagus. Pertumbuhan ekonomi 5 sekian persen, kemudian inflasi kita juga terkendali 3 persen," katanya.

Selain faktor ekonomi, Qodari juga menyoroti stabilitas politik dan solidnya koalisi pemerintahan sebagai modal dalam menjalankan berbagai program prioritas Presiden Prabowo.

Ia mengatakan sejumlah kebijakan pemerintah mulai memberikan dampak, seperti program swasembada pangan, kebijakan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, serta kemudahan akses pupuk bagi petani.

"Kita menerima dan merespons semua masukan sebagai sesuatu yang berharga untuk melakukan perbaikan kinerja," ucapnya.

Sebelumnya, SMRC merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 51,1 persen. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding survei November 2025 yang mencatat tingkat kepuasan sebesar 81,2 persen.

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebut penurunan kepuasan publik tersebut berkaitan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap sejumlah aspek, seperti kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.

Survei SMRC dilakukan pada 5 hingga 19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang dipilih secara acak melalui metode wawancara tatap muka dan telepon. Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 3,7 persen.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Survei SMRC: 42,8 Persen Publik Nilai Kondisi Politik Nasional Memburuk di Era Pemerintahan Prabowo
Survei SMRC: Hampir Separuh Masyarakat Nilai Kondisi Ekonomi Indonesia Buruk atau Sangat Buruk
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Turun Jadi 51,1 Persen
Fahri Hamzah Sentil Saiful Mujani: Seruan Jatuhkan Prabowo Dinilai Berbahaya
Pramono Anung Optimis Raih Suara “Undecided Voters”, Elektabilitas Unggul di Survei SMRC
SMRC Rilis Hasil Survei Elektabilitas Paslon Pilgub Jakarta 2024: Pramono-Rano Unggul, Ridwan Kamil Tertinggal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru