BREAKING NEWS
Jumat, 07 Agustus 2026

Prabowo Beri Peringatan ke Kepala Daerah: Jika Tak Mampu Atasi Teriakan Rakyat, Presiden Turun Tangan

Administrator - Jumat, 07 Agustus 2026 18:59 WIB
Prabowo Beri Peringatan ke Kepala Daerah: Jika Tak Mampu Atasi Teriakan Rakyat, Presiden Turun Tangan
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara peluncuran buku “10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia” di The Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, terutama terkait pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di wilayah desa.

Prabowo menegaskan pemerintah pusat tidak akan tinggal diam apabila pemerintah daerah tidak mampu menyelesaikan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.

Ia bahkan menyatakan Presiden siap turun tangan untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Baca Juga:

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara peluncuran buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di The Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Menurut Prabowo, pemerintah telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp1 miliar setiap desa setiap tahun selama satu dekade terakhir.

Dana tersebut, kata dia, seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga, termasuk jembatan penghubung antarwilayah.

"Dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun. Rp 1 miliar satu desa satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin Rp 400 juta rata-rata, Rp 700 juta, Rp 800 juta. Yang besar mungkin Rp 2 M, Rp 3 M. Sesungguhnya semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengatakan pemerintah tidak ingin mencari pihak yang disalahkan atas persoalan pembangunan yang belum terselesaikan.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan fokus memberikan solusi bagi masyarakat.

"Tapi oke, kita tidak mengeluh, tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu. Selesaikan hari ini!" ujar Prabowo.

Ia menegaskan, mulai dari gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa harus mampu merespons kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

"Kalau Gubernur, kalau Bupati, kalau Camat, kalau Kepala Desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan capaian pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah pusat.

Ia menyebut sekitar 2.500 jembatan di berbagai desa telah berhasil dibangun.

"Saudara-saudara sekalian, prestasi-prestasi kita riil. Sekian ribu jembatan yang kita bangun, jembatan yang dirasakan oleh rakyat," kata Prabowo.

Menurutnya, pemerintah menggunakan teknologi untuk merespons cepat berbagai keluhan masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur.

"Rakyat teriak dan melalui teknologi kita segera tanggap, kita segera tanggap, kita reaksi. Dan hari ini kita sudah mendekati 2.500 jembatan seluruh desa-desa di Indonesia," ujarnya.

Prabowo menilai masih banyak capaian pemerintah yang belum banyak diketahui publik, khususnya oleh sebagian kalangan elite.

"Yang banyak tidak diingat oleh banyak elite Indonesia saudara-saudara," katanya.

Selain pembangunan jembatan, Prabowo juga memaparkan program perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Ia mengatakan pemerintah telah memperbaiki puluhan ribu sekolah dan menargetkan jumlah tersebut terus bertambah.

"Jadi saya kira sangat banyak hasil yang kita lakukan, perbaikan yang kita lakukan. Puluhan ribu sekolah sudah kita perbaiki. Akhir tahun ini mungkin lebih 70.000. Tahun depan target kita 100.000," ujar Prabowo.

Ia menargetkan seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki dalam tiga tahun ke depan.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan perbaikan terhadap fasilitas kesehatan seperti puskesmas yang telah lama tidak mendapat pembaruan.

"Dan kita akan selesaikan dalam tiga tahun yang akan datang semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki. Semua Puskesmas Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki saudara-saudara sekalian," lanjutnya.

Prabowo mengatakan berbagai program tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran menteri dalam pemerintahannya.

Ia optimistis pemerintah akan terus bergerak lebih cepat dengan orientasi utama kepada kepentingan rakyat.

"Jadi saudara-saudara, ini juga tadi akibat kerja sama yang baik, kerja keras yang baik, keberanian oleh hampir semua menteri saya lihat, percaya diri ya kan. Orientasi kepada kebenaran, orientasi kepada rakyat. Kita akan bergerak lebih cepat lagi," pungkas Prabowo.* (d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wagub Sumut Ajak Generasi Muda Perkuat Integritas untuk Lawan Ancaman Narkoba
Mentan Pertanyakan Dana Rp2,5 Triliun untuk Pemulihan Pertanian Pascabencana, Pemprov Aceh Beri Penjelasan
Tinjau Jembatan Teupin Mane, Wapres Gibran Tekankan Infrastruktur Pascabencana Harus Tangguh
Polda Jabar Tangkap Dua Pria Usai Diduga Unggah Komentar Provokatif soal Pernyataan Prabowo terkait Nuklir Iran
Ahmad Muzani: Koperasi Desa Merah Putih Prabowo Selaras dengan Gagasan Ekonomi Bung Hatta
Prabowo Dorong Hasil Riset BRIN Jadi Produk Nyata Bernilai Ekonomi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru