BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

Prabowo: Jadi Pemimpin Itu Tidak Rumit, Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat

Johan - Jumat, 07 Agustus 2026 21:24 WIB
Prabowo: Jadi Pemimpin Itu Tidak Rumit, Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbagai kebijakan.

Menurutnya, setiap keputusan pemerintah harus dilandasi rasa cinta kepada rakyat dan menggunakan akal sehat agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan bedah buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang rumit.

Ia mengaku selalu mengingat pesan dari salah satu mentornya, mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Aloysius Benedictus Mboi atau Ben Mboi.

"Menjadi pemimpin sebetulnya tidak rumit. Ingat dua hal beliau sampaikan kepada saya: Love your people, cintai rakyatmu, gunakan akal sehat," ujar Prabowo.

Prabowo menilai seluruh kebijakan pemerintah, termasuk hilirisasi industri dan upaya mewujudkan swasembada pangan, disusun berdasarkan pertimbangan yang rasional dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Menurutnya, keputusan yang didasarkan pada cinta kepada rakyat dan akal sehat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

"Jadi kebijakan itu akal sehat. Kebijakan hilirisasi, kebijakan swasembada, semua itu akal sehat. Manakala keputusan yang kita ambil adalah didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan meleset. Hasilnya akan cepat kelihatan," tutur dia.

Prabowo juga menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi sebuah negara.

"Swasembada pangan sangat akal sehat. Swasembada pangan itu sebetulnya sangat-sangat mendasar. Mereka yang tidak paham swasembada pangan, negaranya tidak aman," lanjutnya.

Selain Ben Mboi, Prabowo juga mengaku mendapat banyak pelajaran dari mantan Gubernur Jawa Timur Muhammad Noer atau Cak Noer.

Menurut Prabowo, seorang pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.

"Pemimpin bekerja agar orang yang paling lemah, orang yang kecil, orang yang paling miskin bisa senyum, bisa ketawa. Artinya kalau orang yang sangat lemah, sangat tidak berdaya bisa senyum dan ketawa, dia mulai punya harapan. Kita bekerja memberi harapan kepada rakyat kita yang paling tidak berdaya," ujar Prabowo.

Di akhir pidatonya, Presiden menyatakan optimistis arah pemerintahan yang dijalankan saat ini sudah berada di jalur yang tepat.

"Saya kira we will always be on the right track, kita akan selalu berada di jalan yang benar," pungkasnya.* (kp/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Said Iqbal Klaim Tak Ada Demo Buruh Agustus-September, KBPBI Bantah: Tak Ada Penasihat Presiden yang Bisa Atur Koalisi Kami
Satgas PRR Percepat Pemulihan Ekonomi Pesisir Aceh, KKP Salurkan Bantuan untuk Nelayan dan Petambak
BGN Pecat Tidak Hormat 66 Kepala Dapur MBG, Ada yang Terlibat Judol hingga 'Hengki-Pengki'
Satgas PRR Sinkronkan Pemulihan Sawah Rusak Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Prabowo Beri Rapor “Oke” untuk Pemerintahannya, Klaim Banyak Capaian Nyata untuk Rakyat
Prabowo Beri Rapor Memuaskan untuk Bahlil Lahadalia, Sebut Punya DNA Petarung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Menyelamatkan Fiskal Daerah

Menyelamatkan Fiskal Daerah

Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m

OPINI