BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Satgas PRR Percepat Pemulihan 57 Ribu Hektare Sawah Terdampak Bencana di Aceh

Raman Krisna - Sabtu, 08 Agustus 2026 21:04 WIB
Satgas PRR Percepat Pemulihan 57 Ribu Hektare Sawah Terdampak Bencana di Aceh
FGD Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Pertanian, Sistem Pengairan, dan Daerah Aliran Sungai di Kota Banda Aceh, Jumat (7/8/2026). (foto: dok. Satgas PRR/Ditjen Bina Adwil Kemendagri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pemulihan lahan, kata Satgas PRR, tidak dapat dilakukan secara terpisah dari perbaikan jaringan irigasi, normalisasi sungai, penyediaan sumber air, serta perbaikan saluran primer, sekunder, dan tersier.

Infrastruktur pengairan tersebut menjadi faktor penting agar sawah yang telah direhabilitasi dapat kembali digunakan untuk bercocok tanam.

Untuk sawah yang mengalami kerusakan berat, pemerintah menyiapkan penanganan yang lebih cermat.

Metode pemulihan tidak akan diterapkan secara seragam karena kondisi lahan di setiap daerah berbeda.

Di Kabupaten Aceh Utara, misalnya, luas sawah rusak berat mencapai sekitar 4.679 hektare.

Sejumlah lokasi bahkan tertimbun lumpur dengan ketebalan 1,5 hingga 2 meter dan mengalami perubahan struktur tanah.

Kondisi tersebut membutuhkan pengambilan sampel sedimen, penelitian tingkat kesuburan tanah, serta penentuan metode penanganan sebelum pekerjaan pemulihan dilakukan.

Sejumlah alternatif disiapkan pemerintah. Pilihannya meliputi rehabilitasi lahan, pencetakan sawah baru sebagai pengganti, atau pengalihan sebagian lahan menjadi pertanian kering dan kebun dengan komoditas yang sesuai.

Pemerintah juga akan melibatkan perguruan tinggi dalam proses SID. Langkah tersebut dilakukan agar keputusan pemulihan berdasarkan kondisi ilmiah sekaligus sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

"Kami meminta proses SID tidak lagi memakan waktu lebih dari dua bulan sehingga konstruksi bisa lebih cepat dimulai. Kementerian Pertanian juga sudah menyiapkan anggarannya," ujar Safrizal.

Percepatan pemulihan juga terlihat di Kabupaten Aceh Barat. Hingga 6 Agustus 2026, realisasi keuangan kegiatan Kementerian Pertanian di daerah tersebut mencapai Rp4,53 miliar atau 75,3 persen dari pagu Rp6,019 miliar.

Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung optimalisasi lahan rusak ringan seluas 1.308 hektare yang tersebar di delapan kecamatan.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ternyata Bukan Alami! 5 Buah Ini Berubah Drastis karena Campur Tangan Manusia
Satgas PRR Dorong Aceh Barat Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp68,12 Miliar
Ciracas Berbenah! Jalan Lapangan Tembak Ditata, Kali Dikeruk dan Kabel Dirapikan demi Kenyamanan Warga dan UMKM
Komisi III DPR Soroti Kematian Mantan Istri Anggota Polri di Medan, Polda Sumut dan Keluarga Dipanggil Selasa
BKP 2027 Dikebut, Bobby Nasution Minta Kepala Daerah Kepulauan Nias Segera Ajukan Program
Rico Waas Minta IPSM Medan Tak Sekadar Organisasi Sosial, Harus Berdampak bagi Masyarakat!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru