BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Jelang HUT RI, Stafsus Menhan Lenis Kogoya Desak TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

gusWedha - Selasa, 11 Agustus 2026 22:46 WIB
Jelang HUT RI, Stafsus Menhan Lenis Kogoya Desak TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena
Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurutnya, masyarakat Papua tidak seharusnya terus menjadi pihak yang menanggung dampak dari konflik dan kekerasan.

Lenis juga membawa persoalan tersebut ke ranah adat. Ia menyatakan memiliki mandat dari masyarakat adat di tujuh wilayah adat Papua untuk ikut menjaga keselamatan masyarakat sipil.

Selain mandat adat, Lenis menyebut konstitusi sebagai landasan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia memperingatkan bahwa apabila tiga poin yang disampaikannya tidak diindahkan, masyarakat adat dan para pemilik hak ulayat dari tujuh wilayah adat Papua akan mengambil sikap.

"Jika tiga poin ini tidak diikuti, maka para pemilik tanah wilayah adat dari tujuh wilayah adat akan berkumpul dan mendoakan agar Anda sekalian bertobat kembali kepada jalan yang benar, sesuai firman Tuhan untuk saling mengasihi," tegas Lenis.

Lenis mengatakan persoalan keamanan Papua tidak hanya dapat dilihat dari perspektif pemerintah. Menurutnya, masyarakat adat juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan keselamatan warga di wilayah tersebut.

Ia secara khusus meminta kelompok bersenjata tidak mengganggu Wamena dan kawasan sekitarnya.

Lenis mengingatkan Wamena merupakan bagian dari wilayah La Pago yang menjadi tempat masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari, mencari nafkah, mengakses pendidikan serta memperoleh pelayanan pemerintahan.

Karena itu, menurut Lenis, kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun konflik politik.

Lenis juga menyinggung sikapnya pada masa lalu yang disebut konsisten memperjuangkan keselamatan masyarakat Papua.

Ia mengingatkan pernah menolak pelabelan teroris terhadap OPM dengan pertimbangan keselamatan masyarakat sipil, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun pedalaman.

Atas dasar itu, Lenis meminta situasi di Tanah Papua tidak kembali diperburuk oleh aksi kekerasan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Apresiasi MTQ ke-40 Sumut, Perkuat Cinta Al-Qur’an dan Ukhuwah Islamiyah
8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
Kelompok OPM Pimpinan Kopi Tua Heluka Kabur Saat Patroli TNI, Puluhan Senjata Disita di Yahukimo
Dendam Lama Pecah Jadi Perang Suku di Wamena! 13 Nyawa Melayang, Ratusan Warga Mengungsi
KPK Usul Ketua Umum Parpol Dibatasi Dua Periode, Noel: Kok Lembaga Hukum Berpolitik
Noel Ebenezer Sebut Uang Rp 3 Miliar “Halal”, Ini Alasan yang Disampaikan di Sidang Tipikor
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru