BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

Prabowo: Negara Harus Hadir untuk Rakyat di Daerah Terpencil

Dharma - Kamis, 13 Agustus 2026 11:33 WIB
Prabowo: Negara Harus Hadir untuk Rakyat di Daerah Terpencil
Prajurit Koops TNI Habema mendistribusikan 2 ton bantuan logistik bagi masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Sabtu (1/8/2026). (foto: Dok. Puspen TNI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara harus hadir untuk masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Menurut dia, kehadiran negara perlu diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan investasi yang mampu membuka akses bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan secara daring pembangunan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air yang dikerjakan TNI dan Polri, Kamis (13/6/2026).

Baca Juga:

"Kita harus selalu mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan diperlukan proyek pembangunan yang lebih besar dengan investasi yang signifikan untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil mendapatkan akses terhadap infrastruktur dasar.

Menurut dia, TNI-Polri bersama masyarakat telah bekerja sama membangun berbagai fasilitas di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses yang tidak mudah.

"Rakyat sendiri mengakui anak buahmu, prajuritmu, anggota kepolisian telah bekerja siang malam, siang malam di saat yang susah dalam cuaca yang tidak mudah. Saudara telah mencapai hal-hal yang sangat mendasar," katanya.

Atas pembangunan tersebut, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri.

Dia menilai pembangunan jembatan dan sumber air bersih menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat di berbagai daerah.

"Saya ingin menyampaikan penghargaan saya dan ucapan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat, dan kepada Kapolri, juga kepada pejabat-pejabat di Angkatan Darat dan di Polri dan seluruh anggota TNI dan seluruh anggota Polri, saya bangga dengan saudara-saudara sekalian," ucap Prabowo.

Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dasar tersebut merupakan bentuk pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat.

Infrastruktur seperti jembatan dan sumber air bersih dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan program pembangunan jembatan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas TNI dan Polri dalam membantu menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Program tersebut, kata dia, juga diarahkan untuk membantu masyarakat di wilayah perdesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

Pembangunan jembatan dan sumber air bersih di berbagai daerah diharapkan dapat memperkuat konektivitas serta meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar.

Dengan pembangunan tersebut, pemerintah ingin memastikan bahwa kehadiran negara tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga oleh warga yang tinggal di daerah terpencil.* (km/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolsek di Ambon Positif Sabu, Langsung Masuk Patsus 20 Hari
TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air Bersih, Prabowo: Saya Bangga!
SAUCA Bawa Nama Sumut ke Panggung Nasional, Sabet Juara 3 BUJP Teladan Nasional
Bupati Batu Bara Kumpulkan Dokter RSUD H. OK Arya Zulkarnain, Bahas Penguatan Fasilitas dan Alat Medis
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam di Medan, Ini Daftar Lokasinya
Ajudan Irdam I/BB Terseret Kasus Penipuan Casis TNI, Rp250 Juta Dipakai untuk Judol: Dituntut 2 Tahun Penjara dan Dipecat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru