Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam keterbatasan, Prabowo mengaku heran karena masyarakat yang berada dalam kondisi paling sulit masih mampu tersenyum dan menunjukkan keramahan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Motor Listrik Nasional (Molinas) dan ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
"Rakyat kita masih banyak yang miskin, yang luar biasa rakyat kita yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Mungkin bajunya hanya satu, satu setel, rumahnya hanya gubuk. Makanya saya tidak mengerti, masih bisa tersenyum," kata Prabowo.Baca Juga:
Menurut Prabowo, keramahan merupakan salah satu karakter yang melekat pada masyarakat Indonesia. Ia menyebut sifat tersebut seolah menjadi bagian dari DNA bangsa Indonesia.
Namun, Prabowo menilai keramahan tersebut terkadang justru dipandang sebagai kelemahan oleh bangsa lain. Ia menyebut Indonesia sempat dianggap sebagai negara yang terlalu lunak dalam menghadapi berbagai persoalan.
"We are considered the soft state," ujar Prabowo.
"Kita dianggap sebagai negara yang lemah. Kita kadang-kadang lambat untuk menyadari apa yang terjadi di sekitar kita dan di kita," lanjutnya.
Prabowo kemudian menyinggung pengelolaan sumber daya alam (SDA) Indonesia. Menurut dia, kekayaan alam Indonesia sudah terlalu lama diambil dan diselundupkan sehingga manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Ia mengatakan Indonesia kini menghadapi berbagai tantangan dalam upaya menjadi negara maju. Karena itu, Prabowo meminta generasi muda memahami sejarah agar Indonesia tidak kembali menjadi korban dari kepentingan bangsa lain.
"Kaum muda, belajarlah sejarah. Bangsa yang tidak mengerti sejarah akan dihukum oleh sejarah. Kalau kita tidak mengerti bagaimana perilaku bangsa-bangsa lain terhadap kita, kita mungkin selalu akan jadi korban," tegasnya.
Prabowo juga menyoroti keberagaman yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa majemuk dengan berbagai suku, agama, serta bahasa daerah.
Meski memiliki banyak perbedaan, Prabowo menilai masyarakat Indonesia tetap mampu hidup berdampingan secara rukun dan tenteram.
"Itu yang banyak bangsa merasa heran dengan kita," ucap Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di tengah agenda pemerintah mendorong kemandirian nasional melalui pengembangan industri dalam negeri, termasuk kendaraan listrik nasional.* (in/dh)
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL