BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Baru Sebatas Pemikiran, Istana Tegaskan Dwi Kewarganegaraan Usulan Prabowo Tak Berlaku untuk Semua

Administrator - Sabtu, 15 Agustus 2026 16:03 WIB
Baru Sebatas Pemikiran, Istana Tegaskan Dwi Kewarganegaraan Usulan Prabowo Tak Berlaku untuk Semua
Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). (Foto: BPMI Setpres/ Muchlis Jr.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan wacana pemberian kewarganegaraan ganda bagi talenta tertentu yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto masih sebatas gagasan. Jika nantinya disepakati, kebijakan tersebut akan diterapkan secara sangat selektif dan tidak berlaku untuk semua orang.

Prasetyo mengatakan pemerintah masih perlu mengkaji lebih lanjut skema dan mekanisme pemberian dwi kewarganegaraan tersebut. Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai bentuk kebijakannya.

"Baru disampaikan sebagai sebuah pemikiran yang kemudian minta untuk mari kita kaji bersama-sama. Belum sampai kepada skemanya seperti apa," kata Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga:

Prasetyo memastikan apabila gagasan tersebut nantinya disepakati untuk diterapkan, pemberian kewarganegaraan ganda tidak akan dilakukan secara umum.

"Yang pasti adalah pemikiran itu tentunya manakala pun nanti misalnya kita setujui bersama-sama tentunya sangat-sangat selektif," ujarnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut juga tidak akan membuka kesempatan bagi siapa saja untuk dengan mudah mengajukan kewarganegaraan ganda.

"Bukan kemudian sebuah kebijakan itu berlaku kemudian untuk bisa semuanya, atau bisa dengan mudahnya, itu tidak seperti itu," tegas Prasetyo.

Wacana tersebut sebelumnya disampaikan Prabowo dalam pidato penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengusulkan adanya perubahan aturan untuk membuka peluang dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki talenta istimewa dan dibutuhkan bangsa.

"Hari ini saya sampaikan ke Dewan, saran pemerintah Indonesia, saran kami untuk kita izinkan dwi kewarganegaraan bagi talenta-talenta tertentu yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo menyoroti keberadaan diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Menurutnya, di antara diaspora tersebut terdapat ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman hingga atlet berkelas dunia.

Sebagian diaspora, kata Prabowo, memilih atau terpaksa mengambil kewarganegaraan negara lain karena tuntutan karier, keluarga maupun pengabdian profesional di luar negeri.

Prabowo menilai kondisi tersebut tidak seharusnya membuat talenta terbaik Indonesia harus memilih antara kesempatan berkarier di dunia dan tetap memiliki ikatan dengan Tanah Air.

Karena itu, pemerintah berencana mengajukan perubahan undang-undang kepada DPR untuk membuka ruang kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi individu dengan keahlian dan kontribusi yang dinilai penting bagi kepentingan nasional.

"Hari ini pemerintah akan mengajukan kepada sidang yang terhormat ini perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional," kata Prabowo.

Wacana tersebut kini masih dalam tahap kajian pemerintah. Mekanisme, persyaratan, serta kategori penerima kewarganegaraan ganda nantinya akan ditentukan melalui pembahasan lebih lanjut.* (in/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wamenkum Bocorkan 2 Kategori Penerima Dwi Kewarganegaraan: Atlet hingga Ahli Teknologi
Tak Perlu Pilih Antara Dunia dan Tanah Air: Presiden Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Selektif untuk Diaspora Berbakat
Mulai 1 Agustus 2026, Biaya Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik Jadi Rp75 Juta!
Penyesuaian Tarif Kewarganegaraan Berlaku, Pemerintah Janjikan Layanan Lebih Cepat dan Transparan
INALUM Buka Program Magang Mahasiswa 2026, Kesempatan Emas Belajar Langsung dari Profesional Industri!
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Tinggal Tunggu Lampu Hijau FIFA Bela Timnas Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru