Dari Kenduri Diraja hingga Istana Maimun, Ini Komitmen Rico Waas Jaga Warisan Kesultanan Deli
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membawa delapan warga Indonesia yang disebut sebagai "tamu spesial" ke Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Mereka dihadirkan sebagai penerima manfaat sejumlah program pemerintah.
Prasetyo mengatakan kehadiran delapan warga tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan secara langsung dampak program pemerintah terhadap masyarakat. Para tamu tersebut merupakan penerima manfaat program seperti Sekolah Rakyat, bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), bansos Atensi, program kredit rumah dan sejumlah program lainnya.
"Kenapa dihadirkan? Itu untuk membuktikan bahwa apa yang kita kerjakan, program yang kita kerjakan, memang betul-betul memberikan dampak yang memang signifikan," kata Prasetyo usai mengikuti gladi bersih upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).Baca Juga:
Salah satu penerima manfaat yang dibawa Prabowo adalah Joko Purnomo, Ketua Kelompok Tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Joko disebut merasakan manfaat dari perbaikan distribusi pupuk dan irigasi yang dilakukan pemerintah.
Perbaikan tersebut membuat produktivitas pertanian meningkat. Joko yang sebelumnya hanya dapat melakukan panen satu kali dalam setahun, kini mampu panen hingga tiga kali.
"Awalnya hanya bisa panen satu kali. Sekarang sudah bisa menjadi dua kali atau bahkan menjadi tiga kali," ujar Prasetyo menirukan pengalaman Joko.
Menurut Prasetyo, peningkatan produktivitas tersebut turut mendukung pencapaian swasembada beras yang disampaikan pemerintah.
Ia menjelaskan, swasembada pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada peran petani dalam memanfaatkan dukungan yang diberikan, mulai dari ketersediaan pupuk, benih hingga irigasi.
Prasetyo mengatakan Prabowo juga ingin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memanfaatkan berbagai program pemerintah secara optimal.
"Itu bagian dari Bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena tanpa para petani memiliki iklim yang baik, benih yang baik, pupuk yang tersedia murah, air irigasi yang mengalir, itu tidak akan mungkin tercapai swasembada pangan kita. Jadi konteksnya lebih ke situ," ujarnya.
Selain penerima manfaat di sektor pertanian, tujuh tamu lainnya mewakili penerima manfaat berbagai program pemerintah. Kehadiran mereka di Senayan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperlihatkan hasil program secara langsung kepada publik.
Prasetyo menegaskan kehadiran para penerima manfaat bukan sekadar seremoni. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK