Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Karena itu, BGN mempertimbangkan penggunaan test kit di setiap dapur SPPG.
Alat tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu pemeriksaan makanan dengan bahan kimia tertentu.
"Jadi ini sedang kami pertimbangkan untuk kemudian di setiap dapur itu nanti kita lakukan test kit. Jadi dites, diberi dikasih chemical untuk ngecek apakah ada arsen, ada basi, ada apa," ucapnya.
BGN, kata Sudaryono, sedang mempelajari penerapan test kit di sejumlah SPPG yang selama ini telah menggunakannya.
Salah satunya adalah SPPG yang dikelola Bhayangkari dari Polri.
Sebelumnya, BGN telah mencopot kepala SPPG yang berkaitan dengan insiden dugaan keracunan makanan siswa SMAN 1 Berastagi.
Dapur SPPG tersebut juga disegel sebagai bagian dari langkah administratif.
"BGN juga memastikan kondisi mereka (siswa) dan kemudian mencari akar persoalannya," kata Sudaryono dalam unggahan Instagram resminya.
BGN juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karo.
Pemeriksaan terhadap sampel sisa lauk-pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui penyebab kejadian.
Sejumlah siswa SMAN 1 Berastagi sebelumnya diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.
Insiden tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi BGN terhadap sistem keamanan pangan di seluruh SPPG.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.