BREAKING NEWS
Rabu, 19 Agustus 2026

Pesan Tokoh Kotamobagu dari Kantor Dewan Pers: Pers Daerah Jangan Cuma Jadi Penonton!

gusWedha - Rabu, 19 Agustus 2026 00:39 WIB
Pesan Tokoh Kotamobagu dari Kantor Dewan Pers: Pers Daerah Jangan Cuma Jadi Penonton!
Anggota Kelompok Kerja Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Dar Edi Yoga, dengan tokoh masyarakat Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sudirman Sulaiman di Kantor Dewan Pers, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Perubahan lanskap media dan cepatnya transformasi digital membawa tantangan besar bagi keberlangsungan pers daerah.

Hal itu menjadi topik utama dalam diskusi antara Anggota Kelompok Kerja Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Dar Edi Yoga, dengan tokoh masyarakat Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sudirman Sulaiman.


Pertemuan santai tersebut digelar di Kantor Dewan Pers, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Baca Juga:

Meski berlangsung informal, pembicaraan berfokus pada persoalan krusial: bagaimana media lokal bisa terus bertahan dan tetap dipercaya masyarakat di tengah gempuran informasi media sosial.

Sudirman Sulaiman—yang akrab disapa Haji Ninong—menjelaskan bahwa media lokal memiliki posisi strategis karena menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat Kotamobagu maupun Sulawesi Utara pada umumnya.

Bagi warga daerah, berita lokal bukan cuma bacaan harian, melainkan panduan dalam memahami berbagai persoalan publik.


Tantangan Media Lokal di Era Digital

Menanggapi hal itu, Dar Edi Yoga menilai media daerah kini berada di persimpangan jalan akibat cepatnya arus informasi digital.

Media lokal tidak lagi hanya bersaing dengan sesama perusahaan pers, tetapi juga harus berhadapan dengan riuhnya platform media sosial yang sering kali mengabaikan kebenaran fakta.

Di tengah situasi tersebut, Dar Edi menegaskan bahwa media daerah wajib memegang teguh standar etika jurnalistik seperti akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta kepatuhan pada kepentingan publik.

"Pers daerah memiliki peran strategis. Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan ikut mengawal pembangunan di daerah," ujar Dar Edi Yoga.

Ia menambahkan, kecepatan dan pencarian popularitas di internet tidak boleh mengorbankan kualitas pemberitaan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
HUT RI ke-81 Lhokseumawe: Korem 011/Lilawangsa Gelar Aneka Lomba Kemerdekaan, Prajurit hingga Anak-Anak Unjuk Kekompakan
Prof Indira Dorong Integrasi Data PPATK, Imigrasi, dan Bea Cukai untuk Deteksi Kejahatan Sejak Dini
TNI Bantah Isu Aceh Berlakukan Darurat Operasi Militer Mulai 1 September 2026
HUT ke-81 RI, Titiek Sugiharti Ajak DWP Sumut Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
Jakarta Siaga, 9.242 Personel Gabungan Kawal 31 Demo Termasuk Aksi BEM UI di Bundaran HI
HUT RI ke-81, Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya Kedaulatan Kompetensi Pekerja Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru