BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

BUMN Rugi Puluhan Tahun Kini Berbalik Untung, Prabowo Sebut Pimpinan Danantara Layak Dapat Bintang Kehormatan

Nurul - Selasa, 25 Agustus 2026 17:04 WIB
BUMN Rugi Puluhan Tahun Kini Berbalik Untung, Prabowo Sebut Pimpinan Danantara Layak Dapat Bintang Kehormatan
Presiden Prabowo Subianto, saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JEMBRANA - Presiden Prabowo Subianto menilai pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) layak mendapat tanda kehormatan dari negara atas capaian pengelolaan aset dan peningkatan kinerja sejumlah badan usaha milik negara (BUMN).

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

"Sebagai contoh prestasi Danantara, menurut saya membanggakan. Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara," kata Prabowo dalam acara tersebut.

Baca Juga:

Menurut Prabowo, salah satu capaian Danantara terlihat dari peningkatan kinerja sejumlah BUMN dalam waktu kurang dari dua tahun. Ia menyebut ada BUMN yang sebelumnya mengalami kerugian selama belasan hingga puluhan tahun, namun kini mulai mencatatkan keuntungan.

"Beberapa BUMN yang belasan tahun, puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung. Naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga," ujarnya.

Prabowo menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan dan integritas jajaran Danantara dalam mengelola aset negara.

"Ini karena kepemimpinan, ini karena leadership, karena pimpinan Danantara jujur, punya rasa cinta tanah air yang besar," kata Prabowo.

Presiden menegaskan pengelolaan aset dan kekayaan negara harus dilakukan secara optimal, transparan dan bertanggung jawab. Menurutnya, seluruh kekayaan bangsa harus dikelola untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Pemerintah, kata Prabowo, juga akan terus memperketat pengelolaan keuangan negara serta menekan berbagai potensi kebocoran anggaran.

"Kita belum puas, kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan," tegasnya.

Dalam acara tersebut, sejumlah pejabat negara turut mendampingi Prabowo. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Turut hadir Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, CTO Danantara Sigit P. Santosa serta Gubernur Bali I Wayan Koster.

Pernyataan Prabowo soal tanda kehormatan tersebut disampaikan di tengah agenda pemerintah mempercepat sejumlah proyek strategis nasional, termasuk pengembangan energi surya dan optimalisasi pengelolaan aset negara melalui Danantara.* (an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
'Nggak Main-main', Prabowo Tantang Bahlil Kelarkan PLTS 100 GW dalam 3 Tahun, Iming-imingi Bintang Kehormatan
Di Sela Groundbreaking PLTS Raksasa, Prabowo Selipkan Pesan Maulid Nabi: Doa Harus Diiringi Kerja Nyata
Groundbreaking di 'Kandang Merah' PDIP, Bahlil Guyon Minta Setoran ke Gubernur Koster
Presiden Kebut PLTS 100 GWp, RI Bidik Hemat Rp73,9 Triliun per Tahun hingga 2029
Prabowo Kobarkan Ambisi Surya 100 GWp dari Bali, Kejar Rampung 2029
Prabowo Akan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali Hari Ini
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru