Medan Siaga Banjir, BPBD Kerahkan 53 Personel Antisipasi Hujan Ekstrem
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau dua siklon tropis di sekitar Indonesia, yakni Siklon Tropis Atsani dan Siklon Tropis Narra. Meski keduanya bergerak menjauh dari wilayah Indonesia, BMKG mengingatkan adanya dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di sejumlah daerah.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengatakan Siklon Tropis Atsani berkembang dari Bibit Siklon Tropis 97W dan mencapai intensitas siklon tropis pada 24 Agustus 2026.
"Saat ini, Siklon Tropis Atsani berada di Samudra Pasifik utara Papua dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia," kata Andri, Selasa (25/8/2026).Baca Juga:
Berdasarkan analisis BMKG pada 25 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, pusat Siklon Tropis Atsani berada di sekitar 19 derajat lintang utara dan 138 derajat bujur timur, atau sekitar 2.260 kilometer di utara Biak.
Siklon tersebut bergerak ke arah utara dengan kecepatan sekitar 12 knot atau 22 kilometer per jam. Kecepatan angin maksimum di sekitar sistem mencapai 30 knot atau sekitar 55 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1.000 hPa.
BMKG memprakirakan kekuatan Atsani menurun dalam 24 jam ke depan. Sistem tersebut diprediksi melemah menjadi kategori rendah atau low dan terus bergerak ke arah utara.
Sementara itu, Siklon Tropis Narra berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W yang mencapai intensitas siklon tropis pada 22 Agustus 2026. Saat ini, Narra berada di Laut China Selatan, di sebelah barat Hainan.
Pusat Siklon Tropis Narra berdasarkan analisis 25 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB berada di sekitar 19,9 derajat lintang utara dan 108 derajat bujur timur, atau sekitar 1.780 kilometer di utara Natuna.
Narra bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan sekitar 2 knot atau 4 kilometer per jam dan juga menjauhi wilayah Indonesia. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot atau 65 kilometer per jam, dengan tekanan minimum 994 hPa dan berada dalam kategori 1.
Dalam 24 jam ke depan hingga 26 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Narra diprakirakan bergerak menuju daratan China.
"Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis NARRA dalam 24 jam ke depan diprakirakan menurun dan intensitasnya berada pada kategori satu dengan pergerakan ke arah timur-timur laut," ujar Andri.
Meski kedua siklon berada jauh dan bergerak menjauh dari Indonesia, keberadaannya tetap dapat menimbulkan dampak tidak langsung, terutama terhadap kondisi gelombang laut.
Bekas Siklon Tropis Atsani diprakirakan dapat memicu gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter hingga 26 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.
Potensi gelombang tersebut terdapat di perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua Barat.
Sementara dampak tidak langsung Siklon Tropis Narra berupa gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Laut China Natuna Utara.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama warga pesisir dan pelaku aktivitas pelayaran, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, angin kencang dan hujan lebat yang dapat dipengaruhi keberadaan kedua sistem siklon tersebut.
Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca dan kondisi gelombang terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di wilayah perairan.* (k/dh)
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terhadap pengembangan
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dipe
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Command Center, Kanto
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perubahan strategi penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. Pemerintah tidak cu
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mulai mengembangkan Pasar Petisah melalui pembangunan Block Petisah, sebuah kawasan pasar kreatif yang mengg
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang terbukti terlibat dalam dugaan k
PEMERINTAHAN
LANGKAT Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Senin, 12 Oktober 2026. Di Kabupaten
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pening
PEMERINTAHAN
MEDAN Polrestabes Medan menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di sejumlah wilayah Sum
HUKUM DAN KRIMINAL