Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berjanji menertibkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dibangun di lokasi yang dinilai tidak semestinya. Penertiban ditargetkan dilakukan sebelum 20 Oktober 2026 atau menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Ada juga Kopdes itu juga proyek besar menyangkut 82.000 desa. Ada yang di gunung kita tertibkan, mudah-mudahan sebelum 20 Oktober juga sebagian manfaatnya sudah terasa di masyarakat," kata Zulhas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).
Zulhas menyebut program KDMP merupakan proyek besar yang mencakup puluhan ribu desa. Karena itu, pemerintah ingin memastikan pembangunan dan pelaksanaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga:
Penertiban akan menyasar sejumlah lokasi Kopdes yang dianggap kurang tepat. Salah satunya pembangunan yang berada di kawasan pegunungan atau lokasi yang dinilai tidak sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Menurut Zulhas, pembenahan tersebut merupakan bagian dari target pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sejumlah program pangan sebelum dua tahun pemerintahan Prabowo.
Selain Kopdes, Zulhas juga mendapat mandat dari Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Ia mengatakan kondisi nilai tukar nelayan saat ini masih relatif rendah, yakni sekitar 103 atau berada di bawah nilai tukar petani.
Kondisi tersebut membuat sebagian nelayan masih masuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan bergantung pada bantuan pemerintah.
"Nelayan ini kalau enggak dibantu beras, enggak dibantu uang, mereka enggak bisa makan, enggak bisa nyekolahin anak-anaknya," ujar Zulhas.
Pemerintah menargetkan nilai tukar nelayan meningkat menjadi 120 pada 2027. Kenaikan tersebut diharapkan dapat memperbaiki daya beli dan kesejahteraan keluarga nelayan.
Di sisi lain, Zulhas mengatakan manfaat program Koperasi Desa Merah Putih belum terlihat secara maksimal karena baru mulai berjalan pada tahun ini.
"Belum nampak (manfaatnya), karena baru mulai tahun ini, tahun depan akan kelihatan hasilnya," katanya.
Pemerintah berharap pembenahan lokasi pembangunan Kopdes serta penguatan program pemberdayaan ekonomi desa dapat membuat manfaat koperasi lebih cepat dirasakan masyarakat.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.