Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Salah satu teknologi yang diperkenalkan ialah rumah modular tahan gempa yang dikembangkan BRIN. Arif menjelaskan terdapat tiga rumah contoh yang telah berdiri sejak 2021-2022 dan tetap utuh ketika terjadi gempa.
"Ya salah satunya tadi untuk mengatasi masalah gempa di NTT ini, salah satu tadi yang dikenalkan oleh Bapak Presiden terkait dengan rumah modular tahan gempa di mana saat ini ada tiga rumah contoh BRIN yang berdiri sejak tahun 2021-2022 yang alhamdulillah pada saat gempa tetap utuh," ujar Arif.
Arif mengatakan BRIN tidak dapat memproduksi rumah tersebut secara massal sehingga dibutuhkan kerja sama dengan mitra untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menekan biaya.
Menurut dia, teknologi rumah tahan gempa tersebut penting dikembangkan untuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan gempa tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga mengingatkan posisi geografis Indonesia yang sebagian besar berada di kawasan Ring of Fire. Kondisi tersebut membuat banyak wilayah Indonesia rentan terhadap berbagai bencana alam.
Karena itu, menurut Prabowo, riset dan inovasi teknologi diperlukan untuk mengantisipasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan kebencanaan.
Sembilan peraih Nobel yang hadir dalam pertemuan dengan Prabowo yakni Prof. Frances H. Arnold dari bidang kimia, Kailash Satyarthi dari bidang perdamaian, Sir Tim Hunt dari bidang fisiologi, Prof. Benjamin List dari bidang kimia, Prof. Robert C. Merton dari bidang ilmu ekonomi, Sir Konstantin Novoselov dari bidang fisika, Prof. James A. Robinson dari bidang ilmu ekonomi, Prof. Brian P. Schmidt dari bidang fisika, serta Prof. Sara Seager dari bidang astrofisika.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi lebih luas antara ilmuwan dunia dengan akademisi dan periset Indonesia, terutama untuk mendukung pengembangan teknologi yang dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan nasional.* (d/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.