Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Menurut dia, perkembangan teknologi harus tetap diarahkan untuk kepentingan manusia dan tidak boleh berkembang tanpa kendali.
Megawati menyampaikan hal tersebut saat memberikan pengantar jamuan makan siang bersama Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta serta sejumlah peraih Nobel dan Turing Award yang tergabung dalam delegasi Science for Development Summit 2026.Baca Juga:
Acara tersebut berlangsung di Megawati Institute, Menteng, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Megawati menceritakan pengalamannya menjadi korban rekayasa AI.
Ia mengatakan wajah dirinya dan anggota keluarganya pernah digunakan dalam sebuah video iklan komersial untuk menjual kue tanpa izin.
"Saya juga para hadirin, itu sudah mengalami ini sebuah anekdot juga. Jadi ada iklan itu yang menjual kue yang dijadikan orangnya itu saya, lalu anak saya, dan ada satu juga dari kami yang dibuat," kata Megawati di hadapan para ilmuwan dunia dan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta.
Megawati mengaku sempat mengira dirinya benar-benar pernah memesan kue tersebut ketika pertama kali melihat video itu.
"Itu ternyata dengan AI dilakukan seperti itu," ujar Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.
Menurut Megawati, pengalaman itu menjadi salah satu contoh bagaimana perkembangan AI perlu diwaspadai.
Ia mengingatkan agar teknologi tidak digunakan untuk melakukan manipulasi, menyebarkan informasi bohong, atau menghasilkan sesuatu yang dapat merugikan manusia.
"Jangan dengan hal-hal yang lain sampai terjadi sesuatu yang sepertinya tidak sangat diinginkan," tegasnya.
Megawati yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meminta para ilmuwan dan pengembang teknologi memperhatikan dampak perkembangan AI terhadap kehidupan manusia.
Ia secara khusus meminta agar pengembangan kecerdasan buatan tidak sampai melampaui kemampuan manusia.
"Spesial untuk yang namanya kecerdasan buatan, saya sangat memohon meminta attention dari para pintar yang ada di sini. Kita benar-benar harus berpikir supaya kecerdasan buatan ini jangan melampaui atau melebihi otak manusia sendiri. Bagi saya, kecerdasan itu yang utama adalah dibuat oleh yang namanya The God," papar Megawati.
Megawati juga mendorong agar AI dikembangkan untuk kepentingan kemanusiaan.
Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi di bidang medis dan rekayasa genetika.
Menurut dia, kemajuan teknologi seharusnya tidak hanya berorientasi pada kemampuan menciptakan teknologi baru, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Megawati kemudian mengaitkan perkembangan teknologi dengan tantangan yang dihadapi negara berkembang, termasuk Indonesia.
Ia mengatakan perkembangan teknologi dan pengelolaan data perlu diawasi agar tidak berubah menjadi alat dominasi terhadap negara atau kelompok tertentu.
"Bagi negara berkembang seperti Indonesia, pertanyaan ini sangat penting untuk dijawab. Kita harus bersikap kritis ketika teknologi dan data dijadikan alat hegemoni baru. Namun kita juga harus memperkuat tanggung jawab kemanusiaan agar kemajuan teknologi termasuk AI berorientasi pada kesetaraan antarbangsa," pungkas Megawati.
Pernyataan Megawati tersebut menyoroti pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan tanggung jawab etis.
Menurut dia, perkembangan AI perlu diarahkan agar memberikan manfaat bagi manusia tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan, keamanan, dan kesetaraan antarbangsa.* (vo/ad)
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN