BREAKING NEWS
Jumat, 23 Oktober 2026

Serukan 'Badai Harus Berlalu', Jaksa Agung Perintahkan Seluruh Insan Adhyaksa Pulihkan Marwah dan Jaga Integritas Tanpa Kompromi

Nurul - Rabu, 02 September 2026 11:36 WIB
Serukan 'Badai Harus Berlalu', Jaksa Agung Perintahkan Seluruh Insan Adhyaksa Pulihkan Marwah dan Jaga Integritas Tanpa Kompromi
Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Foto: Dok. Kejaksaan Agung)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjadikan peringatan hari lahir ke-81 sebagai momentum untuk bangkit dan memulihkan kepercayaan publik.

Pesan tersebut disampaikan Burhanuddin saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kejaksaan RI di Lapangan Upacara Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2026).

Dalam amanatnya, Burhanuddin mengakui perjalanan Kejaksaan tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, baik dari internal maupun eksternal, disebut berulang kali menguji institusi hingga berada dalam kondisi terpuruk.

Baca Juga:

"Kita tahu perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Tantangan datang dari dalam dan luar, menguji kita berulang kali. Tak jarang kita terpuruk dan kecewa," kata Burhanuddin.

Ia kemudian mengajak seluruh insan Adhyaksa melakukan refleksi dan mengevaluasi apakah tugas serta pengabdian selama ini telah berada di jalan yang benar dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

Namun, Burhanuddin menegaskan kondisi tersebut tidak boleh berlangsung terus-menerus. Menurutnya, HUT ke-81 harus menjadi titik balik bagi Kejaksaan untuk bangkit dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Inilah saatnya kita bangkit bersama, memulihkan kepercayaan, mengembalikan marwah institusi, dan membuktikan bahwa kejaksaan mampu melewati ujian hingga menjadi semakin kuat. Inilah waktunya. Badai harus berlalu," tegasnya.

Burhanuddin juga menekankan integritas sebagai prinsip utama yang wajib dijaga seluruh jajaran Kejaksaan. Ia meminta setiap pelaksanaan tugas berlandaskan kejujuran, moralitas, keadilan dan etika.

"Integritas yang maksimal dan moralitas yang optimal dapat menutup celah kemungkinan terjadinya perbuatan tercela dan akan menjatuhkan wibawa institusi," ujarnya.

Ia mengingatkan seragam dan pangkat yang dikenakan para jaksa bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan amanah. Karena itu, seluruh insan Adhyaksa diminta menjaga wibawa institusi serta menghindari ego pribadi maupun kelompok.

"Saudara memiliki seragam dan pangkat di pundak bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan amanah. Jagalah wibawa itu dengan rendah hati. Dan ingat, jangan pernah meminta atau menerima sesuatu dengan mengatasnamakan institusi," tegas Burhanuddin.

Menurut dia, tindakan tercela sekecil apa pun dapat berdampak pada citra Kejaksaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru