Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH - Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Aceh sekaligus anggota Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah, Dr dr Aslinar, SpA, M Biomed, berangkat ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/2026). Ia bergabung dalam misi kemanusiaan untuk membantu pelayanan kesehatan masyarakat terdampak gempa.
Aslinar akan bergabung dengan EMT Muhammadiyah yang telah terverifikasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tim tersebut saat ini menjalankan pelayanan medis bagi warga terdampak gempa di Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Gempa kuat mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Flores pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut juga dilaporkan memicu tsunami dengan ketinggian mencapai 1,61 meter.
Baca Juga:
EMT Muhammadiyah kemudian dikerahkan ke wilayah terdampak untuk memperkuat layanan kesehatan esensial masyarakat. Dalam rangkaian Program Indonesia Siaga, EMT Muhammadiyah yang didukung Lazismu mendirikan Rumah Sakit (RS) Lapangan di Dampek, Desa Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.
RS Lapangan tersebut mulai beroperasi sejak Rabu (26/8/2026) dan disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan selama masa tanggap darurat.
Aslinar mengatakan penugasan EMT Muhammadiyah direncanakan berlangsung minimal selama 30 hari. Dalam menjalankan misi tersebut, personel dibagi berdasarkan roster atau daftar penugasan sesuai dengan peran dan kebutuhan pelayanan.
"EMT Muhammadiyah direncanakan menjalankan misi kemanusiaan selama minimal 30 hari pada masa tanggap darurat," kata Aslinar.
Menurut dia, EMT Muhammadiyah memiliki dua roster list. Masing-masing roster terdiri dari 25 personel yang berasal dari berbagai bidang.
Personel tersebut meliputi dokter, perawat, bidan, apoteker, psikolog, safety and security officer (SSO), hingga tenaga logistik.
Aslinar sendiri bergabung dalam roster list 2 EMT Muhammadiyah. Dia dijadwalkan menjalankan tugas mulai 5 September hingga 25 September 2026.
Kehadiran tenaga medis dari berbagai daerah diharapkan dapat membantu memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Flores yang masih berada dalam masa pemulihan pascagempa.
Misi kemanusiaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah dalam memberikan layanan kesehatan dan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana melalui tim medis yang terorganisasi.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.