Anggaran MBG Susut dari Rp330 T Jadi di Bawah Rp200 T, Purbaya: Nggak Pusing
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak pusing mengelola anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun,
EKONOMI
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi terkait anggota Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba yang disebut masuk desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Nanti kita klarifikasi dulu ya," kata Cucun saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Nama Eva sebelumnya menjadi sorotan setelah disebut masuk desil 4 DTSEN yang disusun Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Eva juga disebut-sebut terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.Baca Juga:
Sekretaris Fraksi NasDem DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan pihaknya telah meminta klarifikasi langsung kepada Eva. Dari hasil klarifikasi tersebut, Eva disebut tidak pernah menerima bansos dalam bentuk apa pun.
"Kami sudah klarifikasi yang bersangkutan enggak pernah terima bansos. Mungkin namanya terbawa itu," kata Sahroni.
Menurut Sahroni, nama Eva memang tercatat dalam data desil 4. Namun, Eva telah mendatangi langsung Dinas Sosial di wilayahnya untuk melakukan klarifikasi terkait pencatatan tersebut.
"Jadi, tercatut namanya Mbak Eva. Dan Eva sudah klarifikasi langsung ke Dinas Sosial (wilayahnya)," ujarnya.
Eva sebelumnya juga menyampaikan bahwa dirinya merasa heran namanya masuk desil 4. Dia meminta sumber dan proses pendataan tersebut diperiksa untuk mengetahui penyebab pencatatan yang dinilai tidak sesuai.
Eva menegaskan masuk dalam desil 4 tidak otomatis berarti seseorang merupakan penerima PKH. Menurutnya, data desil merupakan pengelompokan kondisi sosial ekonomi, sedangkan penetapan penerima bantuan sosial memiliki proses dan persyaratan tersendiri.
Dia pun membantah pernah menerima bantuan PKH maupun mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan tersebut.
Persoalan tersebut turut menjadi perhatian karena berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Eva pernah melaporkan harta kekayaan dalam jumlah miliaran rupiah.
Dalam LHKPN 2023, total harta Eva tercatat sebesar Rp16,05 miliar. Laporan yang disampaikan pada 7 April 2024 tersebut berstatus verifikasi administratif lengkap.
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak pusing mengelola anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun,
EKONOMI
JAKARTA Infinix resmi meluncurkan tablet XPAD 30 Pro di Indonesia dengan harga mulai Rp3.499.000. Tablet ini membawa layar 11 inci beresol
SAINS DAN TEKNOLOGI
KLATEN Bangunan masjid di dekat Balai Desa Karanganom, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah dialih
AGAMA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (8/9/2026). IHSG naik 1,01 ke level 6.686,44.Berdasark
EKONOMI
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga
NASIONAL
TANJAB TIMUR Kegiatan belajarmengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali dimulai setelah kondisi kualitas
PENDIDIKAN
MEDAN Elvinus Lusiana Sitanggang, ibu Febiona Purba, siswa asal Karo yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi terkait anggota Fraksi NasDem Eva Stevany R
NASIONAL
BLORA Sebanyak 136 siswa SMAN 1 Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi G
KESEHATAN
JAKARTA Sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 mengungkap adanya pembagian atau plotting kuota untuk sejumlah pihak. Salah
HUKUM DAN KRIMINAL