Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penguatan pertahanan, penertiban tambang ilegal hingga pembangunan Sekolah Rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu sejumlah petinggi media di kediamannya di Hambalang, Bogor, Rabu (16/9/2026). Dia mengatakan ada kelompok tertentu yang menurutnya berupaya membentuk opini bahwa pemerintah tidak berhasil.
"Jadi ini ada kelompok yang mau pengaruhi bahwa kita gagal. Kita tidak gagal, kita berhasil," ujar Prabowo, dikutip Kamis (17/9/2026).
Baca Juga:
Prabowo kemudian mempertanyakan dasar penilaian yang menyebut sejumlah program pemerintah gagal. Dia salah satunya menyinggung MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
"Salahnya apa, saya mau tanya. MBG, Koperasi Merah Putih. Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memaparkan program penguatan pertahanan nasional. Menurutnya, peningkatan kekuatan pertahanan dilakukan agar Indonesia memiliki kemampuan menjaga keamanan dan kepentingan nasional.
"Salahnya apa kalau saya besarkan kekuatan pertahanan supaya kita nggak diganggu," ujarnya.
Prabowo juga menyinggung langkah pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan ilegal. Dia mengatakan penutupan tambang ilegal merupakan bagian dari upaya menjaga sumber daya alam agar tidak terus disalahgunakan.
"Salahnya apa kalau saya tutup ribuan tambang ilegal. Anda kira rakyat mau kekayaan diambil terus? Enggak," kata dia.
Selain itu, Prabowo berbicara mengenai kebijakan pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program pemerintah. Dia mempertanyakan anggapan bahwa masyarakat miskin tidak mendukung kebijakan pemerintah.
"Saya mau hilangkan kemiskinan, bagaimana orang miskin kok marah sama saya," ujarnya.
Prabowo kemudian menyinggung program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menggunakan konsep sekolah berasrama untuk memberikan akses pendidikan kepada kelompok yang disebutnya membutuhkan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.