BREAKING NEWS
Kamis, 17 September 2026

"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG

Johan - Kamis, 17 September 2026 14:07 WIB
"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejumlah program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penguatan pertahanan, penertiban tambang ilegal hingga pembangunan Sekolah Rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu sejumlah petinggi media di kediamannya di Hambalang, Bogor, Rabu (16/9/2026). Dia mengatakan ada kelompok tertentu yang menurutnya berupaya membentuk opini bahwa pemerintah tidak berhasil.

"Jadi ini ada kelompok yang mau pengaruhi bahwa kita gagal. Kita tidak gagal, kita berhasil," ujar Prabowo, dikutip Kamis (17/9/2026).

Baca Juga:

Prabowo kemudian mempertanyakan dasar penilaian yang menyebut sejumlah program pemerintah gagal. Dia salah satunya menyinggung MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.

"Salahnya apa, saya mau tanya. MBG, Koperasi Merah Putih. Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memaparkan program penguatan pertahanan nasional. Menurutnya, peningkatan kekuatan pertahanan dilakukan agar Indonesia memiliki kemampuan menjaga keamanan dan kepentingan nasional.

"Salahnya apa kalau saya besarkan kekuatan pertahanan supaya kita nggak diganggu," ujarnya.

Prabowo juga menyinggung langkah pemerintah menertibkan aktivitas pertambangan ilegal. Dia mengatakan penutupan tambang ilegal merupakan bagian dari upaya menjaga sumber daya alam agar tidak terus disalahgunakan.

"Salahnya apa kalau saya tutup ribuan tambang ilegal. Anda kira rakyat mau kekayaan diambil terus? Enggak," kata dia.

Selain itu, Prabowo berbicara mengenai kebijakan pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program pemerintah. Dia mempertanyakan anggapan bahwa masyarakat miskin tidak mendukung kebijakan pemerintah.

"Saya mau hilangkan kemiskinan, bagaimana orang miskin kok marah sama saya," ujarnya.

Prabowo kemudian menyinggung program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menggunakan konsep sekolah berasrama untuk memberikan akses pendidikan kepada kelompok yang disebutnya membutuhkan.

"Orang yang anak nggak bisa sekolah, saya berikan sekolah berasrama. Makanya, saya tiap kali ke Sekolah Rakyat, saya keluar air mata," kata Prabowo.

Di sektor pangan, Prabowo juga menyinggung target swasembada pangan. Dia mempertanyakan apakah target tersebut dapat dicapai dalam waktu singkat sekaligus menyebut perkembangan produksi dan cadangan beras nasional.

"Swasembada pangan, siapa yang bisa lakukan dalam waktu satu tahun? Kau lihat inflasi kita," ujarnya.

Dalam penjelasan lain, Prabowo menyebut program MBG telah mencapai puluhan juta penerima manfaat. Dia juga memaparkan perkembangan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan potensi lapangan kerja yang tercipta dari program tersebut.

Prabowo mengatakan pemerintah juga tengah mempersiapkan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Program tersebut antara lain diarahkan untuk memperkuat distribusi hasil pertanian dan membantu masyarakat desa memasarkan hasil panen.

Di tengah berbagai kritik terhadap pemerintah, Prabowo juga menyinggung kelompok yang menurutnya menggunakan berbagai isu untuk memengaruhi opini publik. Dia menyebut kelompok yang dianggap ekstrem akan selalu ada.

"Gini, kelompok ekstrem itu selalu ada, Saudara Andro. Jadi orang yang didasarkan oleh dendam dan kebencian itu selalu ada," ucapnya.

Prabowo mengatakan dirinya tetap yakin terhadap dukungan masyarakat. "Tapi saya kok enggak, saya merasa sangat yakin. Rakyat di belakang saya," pungkasnya.

Pernyataan tersebut merupakan penilaian dan pemaparan Prabowo mengenai kinerja pemerintah serta program-program prioritas yang sedang dijalankan. Pelaksanaan dan hasil masing-masing program tetap menjadi bagian dari pembahasan publik dan evaluasi pemerintah.* (fj/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sempat Dikira Lupa Ingatan Usai Keracunan MBG, Dokter RSCM Buka-Bukaan Kondisi Otak Febiona
Mengolah MBG: Antara Sorotan dan Harapan Generasi Indonesia
Dokter Bantah Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Kehilangan Ingatan 70 Persen, Begini Hasil Pemeriksaan RSCM
138 Aduan Soal MBG Jadi Dasar Gugatan, MK Kabulkan Sebagian Uji Materi UU APBN 2026
Kritik Tajam Celios! Beban Utang Tembus Rp10.290 Triliun, Menkeu Baru Ditantang Jadi "Penginjak Rem" Proyek Ambisius
BGN Siapkan Aplikasi Rating Dapur MBG, Kepala Sekolah Bisa Beri Bintang dan Catatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru