BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Instruksi Megawati, PDI Perjuangan Sumut Salurkan Tali Asih untuk 495 Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo

Raman Krisna - Sabtu, 03 Oktober 2026 21:43 WIB
Instruksi Megawati, PDI Perjuangan Sumut Salurkan Tali Asih untuk 495 Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, dalam kegiatan tali asih di Gedung Kesenian Open Stage Taman Mejuah-Juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu, 3 Oktober 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO – DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Rapidin Simbolon, di Gedung Kesenian Open Stage Taman Mejuah-Juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kader PDI Perjuangan.

Baca Juga:

Berdasarkan data yang dihimpun DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karo, sebanyak 495 siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Berastagi terdampak atau diduga mengalami keracunan MBG.

Ratusan siswa tersebut terdiri atas 28 siswa SD Yayasan Bersama, 43 siswa SMP Yayasan Bersama, 54 siswa SMA Yayasan Bersama, 325 siswa SMA Negeri 1 Berastagi, serta 45 siswa SMK Negeri Merdeka Berastagi.

Penyaluran tali asih dilakukan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Sebanyak 396 rekening bantuan telah tercetak, sementara 99 rekening lainnya masih dalam proses karena terdapat data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang perlu diperbaiki.

Besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa.

Siswa yang mengalami kondisi berat dan harus menjalani perawatan hingga dirujuk mendapatkan tabungan sebesar Rp2,5 juta per orang.

Sementara itu, siswa yang menjalani rawat inap mendapatkan Rp500 ribu per orang.

Adapun siswa terdampak yang tidak menjalani perawatan memperoleh Rp300 ribu per orang.

Rapidin Simbolon mengatakan pemberian tali asih tersebut merupakan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Menurut Rapidin, Megawati meminta kader partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi sulit.

Rapidin mengatakan bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung kepada keluarga siswa serta bagian dari komitmen partai untuk mendampingi masyarakat dan mengawal persoalan yang berkaitan dengan siswa terdampak MBG.

Rapidin berharap kehadiran partai di tengah keluarga siswa dapat menjadi dukungan moral agar anak-anak segera pulih dan kembali menjalani aktivitas mereka.

"Kami hadir untuk memberikan semangat, dorongan, dan penguatan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan mereka segera pulih dan tidak membawa pengalaman ini menjadi trauma. Kami ingin mereka tahu bahwa ada banyak pihak yang peduli dan ikut memberikan dukungan," sebut Rapidin.

Rapidin mengungkapkan dirinya juga telah menyampaikan perkembangan kondisi anak-anak Karo yang terdampak MBG kepada Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, perhatian tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang dialami masyarakat di daerah juga menjadi perhatian pimpinan partai.

"Ibu Megawati menanyakan bagaimana perkembangan anak-anak Karo yang terdampak. Saya menyampaikan bahwa kondisi mereka terus kita pantau. Pesan beliau kepada kami adalah agar kader selalu berada di tengah masyarakat, hadir dalam suka maupun duka, memberikan penguatan dan membantu masyarakat melewati masa-masa sulit," kata Rapidin.

Rapidin mengatakan arahan tersebut menjadi semangat bagi kader PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk turun langsung dan memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut.

Rapidin menegaskan nilai bantuan bukan menjadi hal utama dalam pemberian tali asih tersebut.

Menurutnya, yang lebih penting adalah pesan kepedulian dan dukungan kepada anak-anak serta keluarga mereka.

"Ini bukan semata-mata persoalan nilainya. Yang ingin kami sampaikan adalah bahwa kader-kader PDI Perjuangan yang dipimpin Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir memberikan semangat dan penguatan kepada anak-anak kita," kata Rapidin.

Rapidin, yang juga anggota DPR RI, menambahkan pemberian tali asih tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDI Perjuangan Sumut.

Bantuan serupa, kata dia, akan diberikan kepada siswa terdampak MBG di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara.

"Kami mulai dari Tanah Karo. Selanjutnya juga akan dilakukan di daerah lain, termasuk Deli Serdang dan Asahan. Ini merupakan bentuk kepedulian kader PDI Perjuangan Sumatera Utara kepada anak-anak yang terdampak," ucap Rapidin.* (vv/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bantaran Sungai Toba-Asahan di Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Influenza A Meningkat di Sumut, Dinkes: Alat Deteksi Hanya Tersedia di Medan dan Deli Serdang
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution: Biarlah Saya di Partai Gerindra
BGN Temukan Yayasan Minta Setoran ke Mitra SPPG Berdasarkan Jumlah Ompreng
Satgas PD II GM FKPPI Sumut Ucapkan Selamat kepada Brigjen Sonny Irawan yang Dipercaya Jadi Kapolda Sumut: Kami Solid, Kuat, Militan Siap Mendukung
Ini Daftar 19 Kapolda yang Diganti Kapolri Suyudi: Sonny Irawan Pimpin Polda Sumut, Whisnu Hermawan Jadi Wairwasum
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru