BREAKING NEWS
Rabu, 14 Oktober 2026

Sederet Arahan Presiden Prabowo untuk Penanganan Karhutla, dari Peralatan hingga Mitigasi Desa

Administrator - Rabu, 14 Oktober 2026 09:26 WIB
Sederet Arahan Presiden Prabowo untuk Penanganan Karhutla, dari Peralatan hingga Mitigasi Desa
Perjuangan personel Manggala Agni memadamkan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan yang sudah berlangsung sejak empat bulan. (Foto: Dokumentasi Manggala Agni)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Sebagai ahli, tolong saya diberi tahu apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama, kedua kawasan hutan yang ada gambutnya, dua hal. Dan ketiga yang saya minta saran dari saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?" ujar Prabowo.

Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam menangani kebakaran di lahan gambut yang menjadi salah satu tantangan penanggulangan karhutla di Indonesia.

3. Siapkan Embung dan Pompa Sebelum Kebakaran

Selain memperkuat pemadaman, Prabowo menginstruksikan agar mitigasi fisik dipersiapkan sebelum musim kebakaran tiba.

Langkah yang diminta meliputi kesiapan petugas pemadam, pembangunan embung sebagai tempat penampungan air, serta penyediaan pompa di lokasi yang membutuhkan.

"Pemadam kebakaran harus siap, jauh sebelum kebakaran bikin embung-embung, belum ada kebakaran bikin pompa-pompa-pompa siapkan semua itu," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, langkah antisipasi perlu dilakukan lebih awal agar pemerintah tidak hanya bergerak setelah titik api muncul dan meluas.

Pendekatan tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran.

4. Libatkan Desa dan Siapkan 70.000 Polisi Hutan

Prabowo turut meminta penguatan pengawasan hutan melalui penyiapan 70.000 polisi hutan. Ia mengarahkan Menteri PAN-RB Rini Widyantini untuk menyiapkan kebutuhan tersebut.

Prabowo juga menginginkan upaya mitigasi dilakukan hingga tingkat desa. Menurutnya, aparat kepolisian maupun TNI dapat membantu memberikan pelatihan kepada petugas yang akan menjalankan tugas pengawasan hutan.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat pencegahan dan deteksi dini, sehingga potensi kebakaran dapat diketahui sebelum berkembang menjadi kebakaran besar.

Selain itu, penguatan pengawasan dinilai penting untuk menjaga kawasan hutan dari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sabet 5 Penghargaan AHI 2026, Ini Rahasia Pertamina Hulu Indonesia Pikat Kepercayaan Publik
Terbang ke Jepang! 103 Atlet Indonesia Siap Tempur Targetkan 7 Emas di Asian Para Games 2026
Prabowo Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare: Saya Mengira Masih Ratusan Ribu
Desakan Mundur Menguat, Ini Respons Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Tak Cuma Andalkan Hujan! Prabowo Kumpulkan Profesor Hingga Patok 70 Ribu Polisi Hutan Atasi Karhutla
Asap Makin Parah! Ketua DPD Minta Pemerintah Buka Diri Terima Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru