BMKG Peringatkan Kabut Asap di Sumut Bertahan hingga 3 Hari, Jarak Pandang 1–2 Km
MEDAN Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi
PERISTIWA
JAKARTA - Saksi Andi Azwan mengaku tidak pernah melihat langsung ijazah asli Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, dia mengaku yakin 100 persen ijazah tersebut asli saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).
Keyakinan itu disampaikan Andi saat menjawab pertanyaan kuasa hukum Dokter Tifa mengenai keaslian ijazah Jokowi.
"Seratus persen saya yakin, karena institusi yang berwenang yang mengeluarkan ijazah tersebut sudah mengatakan itu asli," ujar Andi di hadapan majelis hakim.Baca Juga:
Namun, Andi mengakui dirinya tidak pernah memeriksa atau melihat secara langsung fisik ijazah Jokowi. Menurutnya, informasi yang diketahuinya mengenai dokumen tersebut berasal dari sumber lain.
Dalam persidangan, Andi mengatakan pertama kali memperoleh informasi mengenai ijazah Jokowi dari unggahan kader PSI, Dian Sandi, di media sosial.
"Ya, saya melihat itu pertama saya mendapatkan juga dari Dian Sandi, ya. Dari Dian Sandi saya mendapatkan itu. Artinya ijazah itu kan dari Dian Sandi yang di-upload itu, ya," kata Andi.
Dia juga menyebut Jokowi pernah mengonfirmasi bahwa dokumen yang beredar merupakan salinan atau hasil pemindaian ijazahnya.
"Itu kan juga terkonfirmasi oleh Pak Jokowi pada saat itu, 'Iya, itu adalah ijazah fotokopi saya', kan begitu. 'Scan (ijazah) saya,' katanya," tuturnya.
Meski demikian, keterangan tersebut menunjukkan bahwa Andi mengaku mengetahui dokumen ijazah melalui salinan digital dan informasi yang diterimanya, bukan dari pemeriksaan langsung terhadap dokumen asli.
Rektor Disebut Tidak Menunjukkan Fotokopi Ijazah
Kuasa hukum Dokter Tifa juga menanyakan pernyataan Andi mengenai keterangan rektor terkait ijazah Jokowi.
Andi mengakui rektor tidak menunjukkan fotokopi ijazah kepada masyarakat saat memberikan penjelasan.
MEDAN Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15
NASIONAL
LANGKAT Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Golkar, Edi Bahagia, mengimbau masyarakat menggunakan masker menyusul kabut asap akib
NASIONAL
DELI SERDANG Sebaran asap yang memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Internas
PERISTIWA
BANDA ACEH Kitab UndangUndang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2026 memberikan kewenangan kepada majelis hakim pengadilan tinggi untuk memeri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revit
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan pejabat Kabinet Merah Putih dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Negar
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul memburuknya kualitas u
NASIONAL
MEDAN Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Im
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mempercepat pembentukan Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Asl
PEMERINTAHAN