Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Saksi Andi Azwan mengaku tidak pernah melihat langsung ijazah asli Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, dia mengaku yakin 100 persen ijazah tersebut asli saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).
Keyakinan itu disampaikan Andi saat menjawab pertanyaan kuasa hukum Dokter Tifa mengenai keaslian ijazah Jokowi.
"Seratus persen saya yakin, karena institusi yang berwenang yang mengeluarkan ijazah tersebut sudah mengatakan itu asli," ujar Andi di hadapan majelis hakim.
Baca Juga:
Namun, Andi mengakui dirinya tidak pernah memeriksa atau melihat secara langsung fisik ijazah Jokowi. Menurutnya, informasi yang diketahuinya mengenai dokumen tersebut berasal dari sumber lain.
Dalam persidangan, Andi mengatakan pertama kali memperoleh informasi mengenai ijazah Jokowi dari unggahan kader PSI, Dian Sandi, di media sosial.
"Ya, saya melihat itu pertama saya mendapatkan juga dari Dian Sandi, ya. Dari Dian Sandi saya mendapatkan itu. Artinya ijazah itu kan dari Dian Sandi yang di-upload itu, ya," kata Andi.
Dia juga menyebut Jokowi pernah mengonfirmasi bahwa dokumen yang beredar merupakan salinan atau hasil pemindaian ijazahnya.
"Itu kan juga terkonfirmasi oleh Pak Jokowi pada saat itu, 'Iya, itu adalah ijazah fotokopi saya', kan begitu. 'Scan (ijazah) saya,' katanya," tuturnya.
Meski demikian, keterangan tersebut menunjukkan bahwa Andi mengaku mengetahui dokumen ijazah melalui salinan digital dan informasi yang diterimanya, bukan dari pemeriksaan langsung terhadap dokumen asli.
Rektor Disebut Tidak Menunjukkan Fotokopi Ijazah
Kuasa hukum Dokter Tifa juga menanyakan pernyataan Andi mengenai keterangan rektor terkait ijazah Jokowi.
Andi mengakui rektor tidak menunjukkan fotokopi ijazah kepada masyarakat saat memberikan penjelasan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.