BREAKING NEWS
Rabu, 21 Oktober 2026

Diselamatkan dari India, Orangutan Hira Dipulangkan ke Sumut Sebelum Dilepas ke Gunung Leuser

Dodi Kurniawan - Selasa, 20 Oktober 2026 16:53 WIB
Diselamatkan dari India, Orangutan Hira Dipulangkan ke Sumut Sebelum Dilepas ke Gunung Leuser
Pemerintah Indonesia memulangkan seekor orangutan Sumatera bernama Hira dari India setelah menjadi korban perdagangan ilegal satwa liar lintas negara. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG - Pemerintah Indonesia memulangkan seekor orangutan Sumatera bernama Hira dari India setelah menjadi korban perdagangan ilegal satwa liar lintas negara. Setibanya di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, orangutan jantan tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan karantina sebelum dibawa ke fasilitas rehabilitasi di Kabupaten Langkat.

Pemulangan Hira merupakan hasil kerja sama Kementerian Kehutanan, Kementerian Luar Negeri melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Mumbai, serta sejumlah pihak di Indonesia dan India.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, pemulangan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah melindungi satwa liar Indonesia yang menjadi korban perdagangan ilegal.

Baca Juga:

Menurutnya, repatriasi tidak hanya bertujuan mengembalikan satwa ke Tanah Air, tetapi juga memastikan satwa memperoleh perawatan dan kesempatan untuk pulih sebelum dinilai layak kembali ke habitat alami.

Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah India, Wildlife Crime Control Bureau (WCCB), Greens Zoological Rescue and Rehabilitation Centre (GZRRC), KJRI Mumbai, Fauna Land Indonesia, Centre for Orangutan Protection (COP), serta pihak lain yang terlibat dalam proses pemulangan.

Hira merupakan orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang diselamatkan otoritas India pada 12 November 2024. Saat itu, satwa tersebut ditemukan di sebuah apartemen di wilayah Thane, dekat Mumbai, negara bagian Maharashtra.

Ketika diselamatkan, Hira diperkirakan berusia 18–20 bulan. Setelah diamankan, orangutan tersebut mendapatkan perawatan intensif di Greens Zoological Rescue and Rehabilitation Centre (GZRRC) atau Vantara di Jamnagar, Gujarat, India.

Selama masa perawatan, Hira sempat mengalami gangguan kesehatan berupa bronkopneumonia atau infeksi pada jaringan paru-paru. Tim medis kemudian memberikan penanganan dan pemantauan hingga kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Sebelum dipulangkan, Hira menjalani pemeriksaan fisik dan uji laboratorium bersama tim medis serta otoritas terkait di India.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir pada akhir Agustus 2026, Hira dinyatakan sehat dan layak melakukan perjalanan. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan orangutan tersebut negatif tuberkulosis (TBC) serta hepatitis A dan B.

Setelah tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Hira akan menjalani pemeriksaan awal oleh dokter hewan dan petugas karantina untuk memastikan kondisi kesehatannya setelah perjalanan.

Tim juga akan memenuhi kebutuhan dasar satwa, termasuk makanan dan minuman, serta memberikan penanganan sesuai kondisi medisnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Diduga Jadi Arena Judi Dadu, Lokasi di Kebun Sawit Bahorok Langkat Disorot
“Yok Pakai Masker!” Edi Bahagia Ingatkan Warga Langkat Waspadai Kabut Asap
Polres Langkat Gerebek Barak Narkoba di Wampu, Lokasi Sudah Kosong Saat Petugas Tiba
Demo di Kantor Wali Kota Binjai Berakhir Ricuh, Koordinator Aksi Laporkan Dugaan Pemukulan oleh Satpol PP
Langkat dan Binjai Diterjang Banjir, Air Rendam Permukiman hingga Pinggang Orang Dewasa
Nilap Uang Ganti Rugi Makam Tol Rp 526 Juta: Mantan Kadus Langkat Divonis 3 Tahun Bui
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru