BREAKING NEWS
Selasa, 20 Oktober 2026

Sentil Pembangunan IKN, Romo Yos Tegaskan Tak Boleh Cuma Megah Gedung Tapi Harus Manusiawi

gusWedha - Selasa, 20 Oktober 2026 19:22 WIB
Sentil Pembangunan IKN, Romo Yos Tegaskan Tak Boleh Cuma Megah Gedung Tapi Harus Manusiawi
Kunjungan pastoral Uskup bagi umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri melalui OCI, Ignatius Kardinal Suharyo, ke Balikpapan dan kawasan IKN, Kalimantan Timur, pada 20-22 Oktober 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALIKPAPAN - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak cukup hanya mengandalkan kemegahan gedung dan infrastruktur modern. Martabat manusia, keadilan sosial, persaudaraan, dan kelestarian lingkungan juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan, demikian pesan yang disampaikan Wakil Uskup Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI), Romo Kolonel (Purn.) Yos Bintoro.

Pesan tersebut mengemuka dalam kunjungan pastoral Uskup bagi umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri melalui OCI, Ignatius Kardinal Suharyo, ke Balikpapan dan kawasan IKN, Kalimantan Timur, pada 20-22 Oktober 2026.

Menurut Romo Yos, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Gereja untuk melihat secara langsung perkembangan ibu kota baru sekaligus memahami kehidupan masyarakat di tengah perubahan kawasan.

Baca Juga:

Dia menegaskan, kehadiran Gereja bukan sekadar agenda kelembagaan atau kegiatan seremonial. Gereja memiliki panggilan untuk mendampingi umat, memperkuat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah pembangunan nasional.

"Gereja dipanggil bukan hanya untuk melihat perubahan, tetapi hadir di dalam perubahan itu. Di mana manusia berada dan mengabdikan dirinya, di situ Gereja harus hadir untuk mendampingi, menyapa dan meneguhkan," ujar Romo Yos.

Pada hari pertama kunjungan, Kardinal Suharyo bersama rombongan mendatangi kawasan IKN untuk melihat perkembangan pembangunan pusat pemerintahan baru Indonesia. Rombongan disambut Ketua Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran staf Otorita IKN.

Romo Yos memandang IKN sebagai bagian dari perjalanan bangsa menuju masa depan. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, di balik pembangunan gedung, jalan, dan fasilitas pemerintahan terdapat kehidupan manusia yang perlu diperhatikan, termasuk keluarga dan masyarakat yang harus beradaptasi dengan perubahan kawasan.

"IKN adalah ruang baru bagi bangsa Indonesia. Karena itu, pembangunan tidak boleh hanya berbicara tentang gedung, jalan dan infrastruktur. Di balik semua itu ada manusia, ada keluarga, ada kehidupan dan ada harapan. Semua itu harus mendapat tempat," katanya.

Pesan tersebut menekankan bahwa pembangunan perlu berjalan seiring dengan upaya mewujudkan keadilan, kesejahteraan, serta penghormatan terhadap martabat setiap orang.

Selain aspek kemanusiaan, Romo Yos menyoroti pentingnya menjaga lingkungan dalam pembangunan IKN. Dalam perspektif iman Katolik, alam merupakan rumah bersama yang perlu dirawat dan dijaga keberlanjutannya.

Karena itu, pembangunan infrastruktur modern perlu memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, kehidupan masyarakat, dan kelestarian alam.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bertemu Jemaat Gereja Hati Kudus di Banda Aceh, Kapolda Ruddi Setiawan Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan dan Keamanan Bersama
Rico Waas Dukung HUT ke-78 GPIB Immanuel, Ruang Doa untuk Jemaat dan Wisatawan Disiapkan
Polisi Tangkap 2 Pria Pencuri 7 Kursi Besi Gereja HKBP di Deli Serdang, 1 Pelaku Diburu
Belajar dari Polemik Ijazah Gibran, DPR Siapkan Payung Hukum Penyetaraan Ijazah Luar Negeri di Revisi UU Sisdiknas
Potret Kesejahteraan RI 2026 versi BPS: Pengguna Dompet Digital Melesat, Tapi 11% Warga Tanpa Ijazah
Wantimpres Prabowo Lebih Gemuk, Pengamat: Pembagian Tugas Harus Jelas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru