Eks Menag Yaqut Jalani Tes Kesehatan Hari Ini: Kembali Ditahan KPK?
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjalani tes kesehatan pada Senin (23/3) sore setelah statusnya sebagai tahanan rumah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih memegang penugasan impor beras untuk tahun 2024 sebesar 3,6 juta ton. Hingga saat ini, Bulog belum menerima penugasan tambahan untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang berarti rencana pemerintah untuk menambah kuota impor beras menjadi 5 juta ton belum diputuskan.
Dalam pernyataannya di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Jumat (30/8), Bayu Krisnamurthi menegaskan fokus utama saat ini adalah merealisasikan kuota impor beras sebesar 3,6 juta ton yang sudah diberikan. “Kami masih dalam tahap proses untuk mendatangkan sekitar 900 ribu ton dari total penugasan impor beras 3,6 juta ton untuk tahun 2024. Kami sedang berusaha untuk mendapatkan semua kontrak tersebut agar kuota yang ada bisa terealisasi sepenuhnya sebelum Desember 2024,” ujar Bayu.
Dia menjelaskan bahwa dari total penugasan impor beras 3,6 juta ton, baru sekitar 2,7 juta ton yang sudah terkontrak. Dari jumlah tersebut, Bulog telah menguasai dan mendistribusikan sebanyak 2,2 juta hingga 2,3 juta ton ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sisanya, yaitu 900 ribu ton, masih dalam upaya untuk dikontrak dan diimpor sebelum akhir tahun.
“Bulog sudah mendapatkan komitmen, tetapi belum sepenuhnya terkontrak. Saat ini, kami sudah mengontrak 2,7 juta ton dari 3,6 juta ton. Yang sudah dikuasai Bulog dan didistribusikan mencapai 2,2 juta hingga 2,3 juta ton. Kami akan terus berusaha untuk mengamankan kontrak dan memastikan pemasukan beras sebelum batas waktu Desember 2024,” jelas Bayu.
Terkait kemungkinan adanya penugasan tambahan kuota impor beras, Bayu menyatakan bahwa Bulog siap untuk mengatur proses tersebut dengan profesional jika diberikan penugasan tambahan. “Kami akan menyusun jadwal dan rencana secara detail. Saat ini, kami fokus pada realisasi penugasan yang ada, dan jika ada tambahan, kami akan mengatur prosesnya dengan baik,” imbuhnya.
Bayu juga menambahkan bahwa negara-negara asal impor beras, termasuk Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Pakistan, telah menunjukkan komitmennya untuk menyuplai beras ke Indonesia. Namun, kontrak untuk 900 ribu ton sisanya belum sepenuhnya terlaksana.
“Semua negara yang kami tawarkan sudah memberikan komitmen untuk mengirimkan produksi beras mereka. Kami berharap bisa segera menyelesaikan kontrak untuk 900 ribu ton tersebut,” tutup Bayu.
(N/014)
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjalani tes kesehatan pada Senin (23/3) sore setelah statusnya sebagai tahanan rumah
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sebanyak 748 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menerima Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 144
NASIONAL
BATU BARA Memasuki hari ketiga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, suasana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku masih dipenuhi a
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al Abror, Kota Padangsidimpuan, berlangsung khidmat dan penuh keber
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Menyambut perayaan Idul Fitri 1447 H, Plaza ATC Kota Padangsidimpuan menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang ramai dik
NASIONAL
JAKARTA TNI mengonfirmasi bahwa penyidikan terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (AY), mas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan resmi Presiden Republik Demokratik Timor Leste Jos
POLITIK
MEDAN Peningkatan volume kendaraan di ruas tol Sumatera Utara (Sumut) terjadi secara signifikan pascaHari Raya Idulfitri 1447 H. Berdas
NASIONAL
MEDAN Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan adanya peningkatan signifikan
NASIONAL