Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
Berlin – Kebocoran kawat diplomatik yang dikirim oleh Duta Besar Jerman untuk Amerika Serikat (AS), Andreas Michaelis, mengungkapkan kecemasan Berlin terhadap Presiden terpilih Donald Trump. Kawat diplomatik yang bersifat rahasia tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah Jerman sangat khawatir dengan “rencana balas dendam” yang kemungkinan akan diusung Trump setelah dilantik.
Dalam kawat yang bocor itu, yang terungkap melalui laporan harian Jerman, Bild, Michaelis menyampaikan kritik tajam terhadap “strategi gangguan maksimal” yang direncanakan Trump. Menurut Michaelis, strategi ini berpotensi “mendefinisikan ulang tatanan konstitusional” AS dan dapat melemahkan demokrasi di negara tersebut.
Peringatan ini datang menjelang pelantikan Trump pada Senin (20/1), di mana Michaelis, yang akan mewakili pemerintah Jerman dalam acara tersebut, merasa kebocoran ini datang pada waktu yang sangat sensitif. Dalam kawat diplomatik yang dikirim pada Selasa (14/1), Michaelis menekankan bahwa Trump tampaknya didorong oleh “keinginan untuk membalas dendam” dan berniat “mengkonsentrasikan kekuasaan secara maksimal” dalam kepresidenannya.
Hal ini, menurutnya, dapat merugikan Kongres AS serta negara-negara bagian AS dan pada akhirnya melemahkan prinsip-prinsip dasar demokrasi di AS. Menanggapi kebocoran tersebut, Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock, membenarkan eksistensi laporan tersebut. Dalam wawancara dengan ZDF, Baerbock mengatakan bahwa laporan semacam itu merupakan bagian dari tugas kedutaan untuk memahami situasi politik selama pergantian pemerintahan.
“Presiden AS telah mengumumkan rencananya, dan tentu saja kita harus bersiap untuk itu,” ungkapnya. Kebocoran kawat diplomatik ini semakin menambah ketegangan antara Berlin dan Washington, terutama menjelang pelantikan Trump yang akan segera berlangsung.
(christie)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL