BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Akhirnya Turki Pulihkan Akses ke Instagram Setelah Diblokir 9 Hari

BITVonline.com - Minggu, 11 Agustus 2024 10:26 WIB
Akhirnya Turki Pulihkan Akses ke Instagram Setelah Diblokir 9 Hari
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ISTANBULĀ  -Turki akhirnya memulihkan akses ke media sosial Instagram pada Sabtu, 10 Agustus 2024, setelah pemblokiran selama sembilan hari yang menimbulkan protes luas dari pengguna dan usaha kecil. Langkah pemulihan ini mengikuti negosiasi antara pemerintah Turki dan pihak Instagram, yang dilakukan setelah perusahaan tersebut setuju untuk memenuhi sejumlah tuntutan pemerintah terkait dengan konten di platform.

Pemblokiran akses ke Instagram dimulai pada 2 Agustus 2024, setelah Turki menuduh platform tersebut gagal mematuhi hukum negara dan peraturan publik serta melakukan tindakan penyensoran terhadap postingan belasungkawa untuk Ismail Haniyeh, pemimpin kelompok militan Palestina Hamas, yang baru saja dibunuh. Pemerintah Turki menuduh Instagram memblokir unggahan belasungkawa atas Haniyeh, yang memicu ketegangan mengingat posisi Turki yang keras terhadap serangan Israel di Gaza dan dukungan Barat terhadap Israel.

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloglu, mengumumkan pencabutan blokir melalui sebuah posting di X, menyatakan bahwa kesepakatan telah dicapai setelah Instagram berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah Turki dalam memenuhi tuntutan terkait “kejahatan katalog” dan penyensoran konten. Kejahatan katalog menurut hukum Turki mencakup pembunuhan, penyerangan seksual, perdagangan narkoba, pelecehan, dan penyiksaan. Selain itu, Instagram setuju untuk lebih efisien dalam menghapus posting dan konten yang dianggap melanggar hukum atau berisi “propaganda terorisme.”

Uraloglu menegaskan, “Keuntungan signifikan telah dicapai dalam peningkatan keamanan digital, kepatuhan hukum, perlindungan hak pengguna, dan pengembangan mekanisme inspeksi yang adil.” Kesepakatan ini diharapkan akan meningkatkan kepatuhan Instagram terhadap hukum Turki dan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap hak pengguna di platform tersebut.

Turki menempati peringkat kelima di dunia dalam hal penggunaan Instagram, dengan lebih dari 57 juta pengguna, menurut data dari Statista. Larangan ini menimbulkan dampak besar, terutama bagi usaha kecil dan pengguna yang mengandalkan platform tersebut untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka. Pengguna dan bisnis di Turki menyambut baik pemulihan akses ini setelah sembilan hari pembatasan yang dianggap sebagai larangan terlama terhadap platform media sosial utama di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Meta, perusahaan induk Instagram, belum memberikan komentar resmi terkait pencabutan pemblokiran tersebut. Namun, laporan dari pemantau internet NetBlocks menunjukkan bahwa Instagram kini telah dipulihkan di seluruh penyedia internet utama Turki, menandai berakhirnya pembatasan nasional yang berlangsung hampir dua minggu.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru