Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Sementara itu, kuasa hukum RSUD Djoelham, Arif Simatupang, membantah adanya indikasi malapraktik dalam perawatan pasien.
"Tidak ada kelalaian dalam perawatan, karena semua prosedur dilakukan dengan benar sesuai standar medis," ungkap Arif.
Namun, Tiopan, anak almarhumah, yang merasa tidak puas dengan penjelasan rumah sakit, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kemungkinan kekurangan pasokan air yang mempengaruhi proses cuci darah.
"Saya mendengar ada alarm 'No Water' yang berbunyi pada saat ibu saya meninggal. Saya khawatir kekurangan air menyebabkan komplikasi fatal," kata Tiopan.
Selain itu, Tiopan juga menyampaikan keluhan terkait fasilitas rumah sakit, seperti akses lift yang terbatas dan kualitas air kamar mandi yang buruk.
Kepala rumah sakit pun menegaskan bahwa pihaknya siap menghadapi segala langkah hukum yang mungkin diambil oleh keluarga almarhumah jika merasa tidak puas dengan klarifikasi yang diberikan.
(tb/a)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.