Antre 12 Tahun, Kepala BGN Akhirnya Berhaji Jalur Reguler dan Rasakan Keajaiban Spiritual
JEDDAH Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pengalaman spiritualnya saat menunaikan ibadah haji untuk pertama
NASIONAL
JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia olahraga dan militer Indonesia. Mayor Jenderal (Purn) TNI I Gusti Kompyang (IGK) Manila, tokoh penting dalam sejarah olahraga nasional dan militer, wafat pada Senin (18/8/2025) di usia 83 tahun. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Mayor Jenderal (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, pada hari ini, Senin, 18 Agustus 2025," ujar Hermawi.
Menurut informasi, IGK Manila meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah akan diberangkatkan menuju Rumah Sakit Pusat Gatot Soebroto untuk proses pemulasaran, sebelum disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem untuk penghormatan terakhir dari keluarga, sahabat, dan kolega.
Tokoh Militer dan Olahraga Nasional
Lahir pada 8 Juli 1942, IGK Manila adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1964 yang telah menorehkan berbagai prestasi dalam karier militernya. Ia terlibat dalam sejumlah operasi besar, seperti Penumpasan G-30S/PKI, Dwikora, PGRS, Ganesha, hingga menjadi bagian dari Kontingen Garuda VII.
Di dunia militer, ia pernah menjabat sebagai Kapomdam IV/Sriwijaya, Dan Pusdik Pom, Wadan Puspom, dan Staf Ahli Pangab. Kariernya cemerlang hingga pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal TNI AD.
Namun, IGK Manila juga dikenang luas sebagai tokoh olahraga. Ia adalah sosok yang dijuluki Bapak Wushu Indonesia, dan pernah membawa Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991. Tak hanya di wushu, ia juga sempat menjabat sebagai manajer klub sepak bola Persija Jakarta.
Kontribusi di Dunia Sipil dan Politik
Tak hanya di militer dan olahraga, IGK Manila aktif di dunia sipil. Ia pernah menjabat sebagai Ketua STPDN (1995), Sekjen Departemen Penerangan (1998), serta Wakil Ketua Umum ORARI (2006). Ia juga menjadi Ketua Badan Wawasan Sepak Bola Indonesia (BWSI) PSSI pada 2007.
Di dunia politik, IGK Manila dikenal sebagai salah satu tokoh penting di Partai NasDem, menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tinggi. Semangat nasionalisme dan pengabdiannya pada negara terus ia lanjutkan hingga akhir hayat.
Penghormatan Terakhir
JEDDAH Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan pengalaman spiritualnya saat menunaikan ibadah haji untuk pertama
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah saat ini tengah menjalankan agenda transformasi besar untuk mewujudkan Indonesia
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung upacara pemakaman militer almarhum Ryamizard Ryacudu di Taman
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan nilainilai Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan
NASIONAL
JAKARTA Pengusutan dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikb
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan pemerintah menerapkan kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui satu pintu. La
NASIONAL
MEDAN Timnas Indonesia U19 menyatakan kesiapan penuh menghadapi laga perdana Grup A Piala AFF U19 2026 melawan Myanmar. Pelatih Nova A
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi tekanan terhadap nilai tukar rupiah akan mulai mereda dalam dua hingga tiga bu
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengingatkan pentingnya penerapan Pasal 33 UndangUndang Dasar 1945 secar
HUKUM DAN KRIMINAL